1.150 yang belum di bayar Kata DLH Samarinda

Beritainspirasi.info. Samarinda. Tengah minimnya anggaran belanja di kabupaten dan kota atau sering kita dengar masaa defisit, hal ini pun meninggalkan banyak persoalan. Pemangkasan dana pembangunan, belanja Pegawai hingga hibah sosial pun dilakukan untuk meminimalisir anggaran.

seperti pada tanggal 1 mei lalu, SBSI 1992 menjelaskan bahwa ribuan pekerja sipil negara di DLH kota samarinda mengalami pemotongan BPJS yang tidak sesuai dengan amanat Undang-undang serta pemotohan upah.

Di kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH), kemarin melalui sekertaris DLH ibu Nurrahmani mengklarifikasi hal tersebut “ini ada keselahan komunikasi saja, memang benar ada kurang lebih 1.150 pekerja yang belum di selesaikan hak-hak normatifnya, namun bukan karena Pemkot tidak mau membayarnya, masih berjalan proses administrasi yang harus dilengkapi oleh kami, memang tidak bisa cepat prosesnya, butuh kesabaran dalam menanganinya persoalan administrasi seperti ini”. Pungkas Nurrahmani

Diakui pihaknya sedang melakukan kordinasi dengan beberapa dinas terkait persoalan ini. Dalam waktu dekat pembayaran dilakukan. Walaupun masih belum ditentukan waktunya.

Baca Juga :  Baznas Kaltim : Tahun Ini, Penerimaan Zakat Dikaltim Meningkat

DLH yang sudah melakukan kordinasi dengan Walikota Samarinda terkait hal ini, menemukan titik terang akan melakukan proses pembayaran secepatnya. “kami sudah berkordinasi dengan pak Walikota Samarinda, beliau juga mensupport untuk segera menyelesaikan persoalan ini. Dan meminta kami untuk segera berkondinasi dengan dinas terkait agar bisa segera menentukan waktu pembayaraan” ujar Nur Sekertaris DLH

Keemungkinan DLH akan memanggil para pekerja terkait, hal ini upaya agar situasi nya tetap kondusif dan memperlancar proses penyelesaiaan”. ujar Nurrahma di penghujung. (Arm/Kub)

Report

What do you think?

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Kampung Digital Hadir Perkuat UKM di Kaltim

“Optimis” Dari Limbah Membawa Berkah