Korban Kecelakaan Kapal Nelayan Tenggelam Masih Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Korban Tenggelam Kapal, di Perairan Muara Berau, Kutim.

Kutai Timur – Memasuki hari ketiga operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang akibat kecelakaan kapal di Perairan Muara Berau, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Tim SAR Gabungan masih belum berhasil menemukan korban. Korban diketahui bernama Hasriarto (37), warga Desa Muara Badak Ulu, yang dilaporkan hilang setelah berangkat memancing seorang diri pada Rabu (15/7) sekitar pukul 16.30 WITA.

Pada Minggu (19/7), Tim SAR Gabungan memulai operasi dengan melaksanakan briefing pada pagi hari sebelum melanjutkan pencarian. Area pencarian diperluas hingga mencapai 119 nautical mile persegi (NM²) yang dibagi ke dalam tiga sektor untuk memaksimalkan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Pencarian dilakukan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB), speed boat milik TNI AL dan Polairud, serta didukung peralatan SAR air, peralatan selam, komunikasi, dan medis.

Koordinator Pos SAR Kutai Timur, Dwi Adi Wibowo, menjelaskan bahwa hingga sore hari seluruh sektor pencarian telah disisir sesuai rencana operasi. Namun, berdasarkan hasil evaluasi di lapangan, korban masih belum ditemukan sehingga operasi pencarian akan dilanjutkan pada hari berikutnya sesuai rencana operasi H.4.

“Dalam pelaksanaan pencarian hari ketiga ini, tim menghadapi kendala berupa arus laut yang cukup kuat disertai angin kencang, sehingga mempengaruhi pergerakan armada dan proses penyisiran di area pencarian. Meski demikian, seluruh unsur SAR tetap berupaya melaksanakan pencarian secara optimal dengan mengutamakan keselamatan personel,” ujar Dwi Adi Wibowo.

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Tim Rescue Pos SAR Kutai Timur, TNI AL Muara Badak, Polairud Polda Kalimantan Timur, BPBD Kutai Kartanegara, Potensi SAR Muara Badak, serta keluarga korban. Sinergi seluruh unsur diharapkan dapat mempercepat proses pencarian meskipun kondisi di lapangan cukup menantang.

Setelah pencarian dihentikan sementara pada pukul 18.20 WITA, seluruh personel melaksanakan debriefing dan kembali berposko di Pos TNI AL Muara Badak. Tim SAR Gabungan akan kembali melanjutkan pencarian pada Senin (20/7) dengan menyesuaikan rencana operasi serta perkembangan kondisi cuaca dan perairan di lokasi kejadian.