APBD Kota Samarinda 2021 Masih Prioritaskan Penanganan Banjir

H. Sugiyono, SE saat penandatanganan APBD murni 2021 di Ruang paripurna DPRD Kota Samarinda (Jifran/beri.id)

SAMARINDA – DPRD kota Samarinda menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Samarinda Tentang APBD Tahun Anggaran 2021 menjadi Peraturan Daerah (Perda) pada, Senin (30/11) di ruang utama Gedung DPRD Samarinda lantai III, Jalan Basuki Rahmat.

Perda tersebut disepakati dalam rapat Paripurna Masa Sidang III. Paripurna itu dipimpin langsung Ketua DPRD Samarinda Sugiyono didampingi Wakil Ketua I Helmi Abdullah, Wakil Ketua II Rusdi dan Wakil Ketua III Subandi di Gedung DPRD Samarinda

Baca Juga :  Respon Aspirasi Mahasiswa Soal Trotoar, Siswadi Akan Panggil Instansi Terkait

Dalam Rapat Paripurna tersebut, DPRD bersama Walikota Samarinda secara bersama-sama menyetujui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Samarinda tahun 2021 senilai Rp2.575.344.511.000.

Ketua DPRD Samarinda Sugiyono menyampaikan pengesahan APBD 2021 ini mengacu kepada peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 64/2020 tentang pedoman penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah Tahun Anggaran 2021 dan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 12/2019 tentang pengelolaan keuangan daerah yang berimplikasi pada perubahan pembangunan daerah.

Pada peraturan tersebut terdapat alokasi dana bidang pendidikan sebanyak 20%, 10% untuk kesehatan dan sisanya untuk pembangunan yang lain.

Baca Juga :  Bawaslu Kaltim Nilai Lemah Komitmen Dua Paslon Yang Tidak Hadir

“Secara keseluruhan APBD 2021 ini mengacu pada Permendagri,”katanya dikonfirmasi usai Paripurna.

Namun begitu kata politisi PDI Perjuangan ini, APBD 2021 masih fokus pada optimalisasi penanganan banjir.

Kemudian pada penataan pembangunan kawasan permukiman di bantaran sungai. “Itu juga masih ada kaitanya dengan penataan banjir seperti infrastruktur jalan dan drainase menjadi fokus utama yang berkaitan dengan penanganan banjir,”bebernya.

Mengingat masih pada situasi Pandemi Covid-19, APBD 2021 masih fokus untuk menangani itu. Sugiyono menyampaikan untuk penanganan Covid-19 dialokasikan anggaran sebesar Rp 50 miliar.

Baca Juga :  Terungkap saat Rapat Pleno Kecamatan, BSPN Kaltim Beber Indikasi Kecurangan di Pilkada Kutai Timur

“Iya tetap dialokasikan, sebesar Rp 50 Miliar,”tuturnya. (Fran)

Report

What do you think?

Lahan Kilang Minyak Bontang Belum Siap

Hasil Lengkap UCL Matchday 5, Sengit Di Grup B Real Madrid Terancam Gugur