Gempa di Majene: 3 Orang Meninggal, 24 Luka-luka, 2.000 Warga Mengungsi

Gempa kuat dengan magnitudo 6,2 dirasakan warga Majene pada Jumat (15/1) dini hari.

Beri.id – gempa magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Majene, Sulawesi Barat, Jumat (15/1) dini hari. Gempa yang berpusat 6 kilometer timur laut Majene, itu terjadi sekitar pukul 01.28 WIB.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaporkan 3 orang meninggal, 24 mengalami luka dan 2.000 warga mengungsi akibat.

“Data per Jumat (15/1), pukul 06.00 WIB, BPBD Mamuju melaporkan korban meninggal dunia 3 orang dan luka-luka 24. Sebanyak 2.000 warga mengungsi ke tempat yang lebih aman,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati, Jumat (15/1).

Disebutkan BPBD setempat melakukan penanganan darurat, seperti penanganan korban luka, evakuasi, pendataan dan pendirian pos pengungsian.

Baca Juga :  Banjir Berangsur Turun, BPBD dan Dishub Bontang Himbau Warga Tetap Waspada

Kebutuhan mendesak saat ini kata dia berupa sembako, selimut dan tikar, tenda keluarga, pelayanan medis dan terpal.

Berdasarkan analisis peta guncangan BMKG yang diukur dengan skala MMI atau Modified Mercalli Intensity, gempa Magnitudo 6,2 ini memicu kekuatan guncangan IV-V MMI di Majene, III MMI di Palu, Sulawesi Tengah dan II MMI di Makasar, Sulawesi Selatan. Skala Mercalli tersebut merupakan satuan untuk mengukur kekuatan gempa.

“Deskripsi BMKG pada skala V MMI menunjukkan getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati, Jumat (15/1).

Baca Juga :  Wisata Kaltim Masih Jadi Primadona, Puncak Kunjungan Bulan Agustus. Begini Penjelasanya ?

Sedangkan IV MMI, skala ini menunjukkan pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela dan pintu berderik serta dinding berbunyi. Skala III MMI menunjukkan adanya getaran dirasakan nyata di dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. Berikutnya II MMI, ini menunjukkan adanya getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Gempa kuat dengan magnitudo 6,2 dirasakan warga Majene pada Jumat (15/1) dini hari. Gempa magnitudo 5,9 sebelumnya juga kuat dirasakan warga di beberapa kabupaten pada Kamis (14/1) siang. (Fran)

What do you think?

Batalyon A Pelopor Brimob Polda Kaltim Tingkatkan Patroli Menjelang Subuh

Bontang Akan Menerapkan PPKM ? Sekda: Besok Kita Rilis