Empat Orang Staf Dan Dosen Unmul Terkonfirmasi Covid

Rektor Unmul Instruksikan Pelayanan Kampus Berjalan Dengan Pola Bekerja dari Rumah

SAMARINDA – Ketua gugus tugas penanganan Covid-19 di Universitas Mulawarman (Unmul), Nataniel Tandirogang memberi penjelasan mengenai sejumlah pegawai dan dosen Unmul yang positif Covid-19.

Hal itu ia jelaskan setelah media ini menkonfirmasi mengenai sebaran dimedia sosial terkait simpangsiur ada dan tidaknya pegawai Unmul terkonfirmasi positif.

Dalam broadcast yang beredar itu mengenai jumlah kasus positif covid-19 di lingkungan Unmul. Bahwa secara formal dan fakta, kasus positif di Universitas terbesar di Kalimantan ini ada empat orang.

Keempat kasus itu meliputi satu dosen FEB dan satu mahasiswa FKG terkonfirmasi dari rapid test atau swab test klinik Unmul. Sedangkan satu staf protokol rektorat dari swab test BNI dan satu staf humas rektorat berdasar swab test mandiri di RSUD Abdul Wahab Sjahranie.

“Iya betul jumlahnya 4 orang, tetapi waktunya tidak bersamaan,”kata Nataniel Tandirogang saat dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp pada, Senin (24/08/20).

“Yang dua orang itu terjadi kurang lebih satu bulan yang lalu. Satunya terjadi dua Minggu yang lalu dan terakhir seminggu yang lalu,”sambungnya.

Sebenarnya kata ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kaltim ini, Unmul sudah menerapkan Work From Home (WFA) jauh hari. Namun kata dia, penularan itu bukan terjadi dilingkungan Universitas tapi dari luar.

“Kalau dibilang cluster sih gak, karena dia tidak terjadi dalam satu wilayah. Tapi dia terjadinya di masing masing. Artinya sumber penularan dari 4 orang ini bukan dari sumber yang sama, berbeda,”ucapnya

Lebih lanjut dirinya menyebutkan, yang dinyatakan positif itu adalah dua orang dari dosen dan dua orang lagi merupakan staf atau pegawai. Kondisinya mereka saat ini baik-baik saja. Bahkan dua orang dosen sudah lewat masa karantina dan kembali aktifitas seperti biasa.

“Sementara satunya lagi staf, kondisi baik, sementara karantina dirumahnya. Yang satunya lagi sementara dirawat dirumah sakit. Kondisi mereka sehat-sehat aja, baik-baik saja,”jelas dia.

Terpisah, pada tanggal yang sama, 24 Agustus 2020. Rektor Unmul Prof Dr Masjaya, mengeluarkan instruksi dan imbauan berkaitan adanya kasus covid-19 di lingkungan perguruan tinggi tersebut.

Pelayanan kampus diinstruksikan tetap berjalan dengan pola work from home/WFH atau bekerja dari rumah, sesuai surat edaran rektor sebelumnya.

Untuk kegiatan langsung dari kantor, wajib mendapatkan izin rektor. Itupun sebatas pekerjaan penting dan mendesak.

Seluruh dosen, staf, pegawai, dan mahasiswa Unmul juga diingatkan mematuhi protokol kesehatan. Disertai ancaman sanksi bagi setiap yang melanggar.

Pimpinan fakultas, lembaga, atau unit kerja di lingkungan universitas juga diminta secara aktif menyosialisasikan pentingnya protokol kesehatan. Serta menugaskan tim Satgas Covid-19 Unmul dan Tim Satuan Petugas Keamanan Rektorat dan fakultas/unit kerja dalam pelaksanaan pengawasan protokol kesehatan di lingkungan Unmul. Bagi setiap pimpinan dan Civitas Akademik yang melakukan perjalanan keluar kota dengan transportasi atau kendaraan umum, juga diminta melapor ke Satgas Covid-19 Unmul

(Fran)

Ke Kuasa Hukum PT. LHI, Suen Redy Nababan: Kita Hadapi Laporan Perusahaan

Dapatkan Komitmen Pengadaan 290 Juta Vaksin Covid-19, Indonesia Miliki Kandidat Vaksin Merah Putih