Terkendala Fasilitas Untuk Turnamen, Askot PSSI Kota Samarinda Inventaris Lapangan Sepak Bola

SAMARINDA – Hampir sebulan setelah dilantik sebagai ketua Asosiasi Kota (Askot) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kota Samarinda, Jumat (30/10) lalu. Joha Fajal mulai menyusun agenda inventarisasi lapangan sepak bola yang ada dikota tepian.

Lapangan tersebut mulai dari aset pemerintah kota maupun milik personal warga hingga milik swasta.

Politisi partai Nasdem tersebut menjelaskan, salah satu kendala yang dihadapi untuk menyelenggarakan turnamen karena minimnya fasilitas lapangan sepakbola.

Hingga saat ini kata dia, PSSI tak punya aset tersebut. Aset milik pemerintah kota juga sangat terbatas.

“Kami PSSI mengambil langkah, mendata seluruh kecamatan se-kota Samarinda. Lapangan mana saja yang bisa digunakan. Baik milik pemerintah maupun milik swasta,” kata Joha Fajal dikonfirmasi, Kamis (19/11).

Pihaknya akan berkomunikasi dengan baik pada pihak-pihak yang memiliki aset. Hal itu supaya turnamen sepak bola bisa sesuai harapan para pecinta bola.

Disinggung mengenai support anggaran untuk perbaikan fasilitas lapangan, Joha menyebutkan setelah inventaris dilakukan, secara otomatis akan mempertimbangkan fasilitas lapangan yang digunakan

“Faktor kerusakan misalnya, otomatis kita butuh perbaikan, sebisa mungkin itu harus kita lakukan dengan harapan ada plot anggaran untuk itu semua,”bebernya.

Semua program dan hal-hal yang akan mereka jalankan harus sesuai dengan keputusan Kongres. Termasuk turnamen dan lain sebaginya.

Untuk pelaksanaan kongres kata dia, akan digelar pada akhir tahun ini.

“Karena setiap program atau kegiatan yang akan dilaksanakan harus disahkan disitu (kongres),”ucapnya. (Fran)

Seleksi Wirausaha Muda Pemula Kukar Diikuti 12 Pelaku Ekonomi Kreatif

Kampanyekan Andi Harun-Rusmadi, PDI Perjuangan Ajak Warga Sarapan Gratis Di Taman Samarendah