Jembatan Rusak dan PJU Tak Berfungsi, Amir Tosina Tekan Beberapa Pihak Untuk Bertanggung Jawab

Amir Tosina, Ketua Komisi III DPRD Bontang

BONTANG – Jembatan rusak dan penerangan jalan Umum yang tidak berfungsi, menjadi masalah bagi warga sekitar Tugu Tani Lok Tuan, di lingkungan PKT.

Oleh karenanya, Komisi III DPRD Bontang memanggil pihak-pihak yang bertanggung jawab, dalam perbaikan atas keluhan masyarakat. Diantaranya pihak Pertagas, PT. Pupuk Kaltim dan menager Perusahaan Listrik Negara (PLN) UP III Bontang.

“Jadi, dalam rapat membahas soal persoalan itu, kami minta juga kepada Pjs. Walikota untuk menghadirkan Kepala Dinas PU sebagai leading sektor,” pinta Amir Tosina.

Terkait persoalan tersebut, Ketua Fraksi Gerindra ini, berharap semua pihak terkait harus mengedepankan asas manfaat untuk kepentingan masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Diduga Serobot Lahan, DPRD Kaltim Minta PT. MHU Hentikan Operasi Pertambangan Hingga Klir Persoalan

“Jalan atau jembatan itu merupakan akses masyarakat yang merupakan aset negara, jika rusak begitu harus ada yang bertanggung jawab. Kita minta agar pihak terkait segera melakukan perbaikan sehingga masyarakat sekitar dapat memanfaatkan jalan itu kembali,” jelas dia.

Amir Tosina mengaku kecewa dengan jawaban pihak terkait bahwa perbaikan dilakukan hanya untuk perbaikan pipa untuk kepentingan perusahaan.

“Sebagai wakil rakyat saya tidak terima jika perusahaan swasta itu mengatakan bahwa perbaikan jalan hanya dilakukan untuk kepentingan mereka. Karena disitu ada masyarakat Bontang, yang menggunakan akses jalan untuk beraktivitas,” kata dia.

Baca Juga :  Kasus Karhutlah Menurun di 2020, Dibandingkan 2019 di Bontang

Amir Tosina menegaskan agar pihak terkait serius dalam menyelesaikan masalah itu. Pasalnya, masyarakat juga sebenarnya menggunakan jalan tersebut untuk akses jalan dalam aktivitas sehari-hari.

“Intinya jangan kita biarkan begitu saja, karena masyarakat kita juga ingin memanfaatkan akses itu,” pungkasnya. (ADV/ESC)

Report

What do you think?

Begini Langkah Sutarmin, Anggota DPR Baru di DPRD Bontang

Warga Desa Sandaran Kutai Timur Keluhkan Jaringan Telekomukasi