BERI.ID – Sebuah paket misterius berisi kepala babi diterima oleh Kantor Tempo pada Rabu (19/5/2025).
Melansir dari pemberitaan Tempo, paket tersebut dikirim dalam kardus berlapis styrofoam dan ditujukan kepada seseorang bernama “Cica”, yang diketahui merupakan panggilan bagi Francisca Christy Rosana, wartawan desk politik sekaligus host siniar Bocor Alus Politik.
Paket mencurigakan ini diterima oleh petugas keamanan Tempo sekitar pukul 16.15 WIB.
Namun, Francisca baru membuka paket tersebut keesokan harinya, Kamis, 20 Maret 2025, pukul 15.00 WIB, setelah kembali dari tugas liputan bersama rekannya, Hussein Abri Yusuf Muda Dongoran.
Hussein, yang pertama kali membuka kotak tersebut, langsung mencium bau menyengat.
“Begitu dibuka, langsung tercium bau busuk. Saya langsung curiga ini bukan paket biasa, terlebih karena tidak ada nama pengirim,” ungkapnya.
Setelah lapisan styrofoam diangkat, terlihat jelas kepala babi dengan kondisi masih berlumuran darah.
“Telinganya pun terpotong,” tambah Hussein.
Karena situasi yang mencurigakan, ia bersama beberapa wartawan lain segera membawa paket itu keluar dari gedung.
Menanggapi kejadian ini, Pemimpin Redaksi Tempo, Setri Yasra, menilai insiden ini sebagai bentuk teror yang mengancam kebebasan pers. “Kami menduga ini adalah upaya intimidasi terhadap kerja jurnalistik yang kami lakukan,” ujarnya.
Setri menegaskan bahwa tindakan teror semacam ini tidak dapat dibenarkan dan bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang menjamin perlindungan terhadap kebebasan pers dan wartawan di Indonesia. “Pers tidak boleh diintimidasi, diteror, atau diganggu dengan alasan apa pun, karena media menjalankan tugas sesuai dengan regulasi yang telah diatur dalam undang-undang,” tegasnya.
Saat ini, pihak Tempo tengah mengambil langkah-langkah hukum untuk menindaklanjuti insiden ini dan memastikan bahwa kebebasan pers tetap terlindungi di Indonesia. (len)