Ketua DPRD kota Balikpapan Disuntik Vaksin Sinovac, Dalam Pencanangan Vaksinasi Covid-19 kota Balikpapan

Ketua DPRD kota Balikpapan Disuntik Vaksin Sinovac, Dalam Pencanangan Vaksinasi Covid-19 kota Balikpapan

BALIKPAPAN – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Abdulloh termasuk salah satu penerima Vaksinasi Covid-19 tahap pertama di Kota Balikpapan. Penyuntikan Vaksin Sinovac dilakukan di ruang rapat gabungan DPRD kota Balikpapan pada pukul 12.00 Wita, Minggu (31/01)

Sebelum divaksinasi, Abdulloh menjalani serangkaian prosedur pemeriksaan terlebih dahulu. Saat diperiksa, tekanan darahnya tampak normal sehingga Ia bisa divaksin.

Saat dilakukan penyuntikan, ketua DPRD Abdulloh terlihat santai dan tenang sehingga memudahkan dokter untuk menyuntikan Vaksin Sinovac tersebut.

Baca Juga :  Pelayanan Hingga Lapangan Parkir Jadi Sorotan Komisi I DPRD Balikpapan Saat Sidak di Disdukcapil

Dokter yang bertugas dari Dinas Kesehatan kota (DKK) Balikpapan.

Abdulloh pun mengungkapkan bagaimana rasanya disuntik vaksin Sinovac. Dia mengaku tidak merasakan sakit saat disuntik.

“Sama sekali tidak ada sakit, bahkan seperti digigit semutpun juga tidak ada rasanya. Dokternya juga luar biasa cara menyuntikkannya.” kata Abdulloh usai disuntik pada media ini via telpon.

Ia juga berharap bahwa masyarakat Kota Balikpapan ikut mendukung program Nasional tersebut.

“Program Vaksinasi Covid-19 ini dalam rangka menekan angka Kematian dan juga merupakan program Nasional sehingga selaku masyaraka kota Balikpapan yang menjadi bagian masyarakat Indonesia wajib ikut mendukung program Nasional ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pasar Pandan Sari Kembali Mau Ditertibkan, Dewan Mencari Solusi dengan Membentuk Satu Tim Pengendalian Penertiban

“Mudah-mudahan dengan apa yang saya lakukan, apa yang terjadi kepada saya nanti setelah di vaksin ini saya bisa sampaikan kepada masyarakat Kota Balikpapan seperti apa hasilnya dan insyaallah semua baik-baik,” tutupnya.(ST)

What do you think?

DPRD Kota Balikpapan Gelar Do’a Bersama, Undang 100 Anak Yatim

Berbas Pantai Kembali Ke Zona Merah, 118 Positif Covid-19 di Bontang