Masalah Jalan dan Banjir, PUPR; Anggaran Ada Ya Kita Laksanakan

Kepala Dinas PUPR Bontang Tavip Nugroho, saat ikut bersama komisi III DPRD Bontang sidak ke Bontang Kuala

BONTANG – Anggaran yang minim untuk perbaikan jalan di wilayah pesisir Bontang menjadi masalah tersendiri bagi Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Bontang, dalam lakukan perawatan jalan untuk masyarakat.

Dalam agenda inspeksi mendadak (Sidak) bersama dengan Komisi III DPRD Bontang, Selasa (24/11) pagi tadi. Kepala Dinas PUPR Bontang Tavip Nugroho akan menyambut baik, jika memang konsentrasi anggaran di tahun 2021 nanti untuk pembangunan dan perbaikan jalan.

“Anggaran yang membatasi, parsial kita dalam lakukan pembangunan di wilayah sungai Bontang ini,” katanya, saat ditemui usai lakukan sidak, di Bontang Kuala, pada Selasa (24/11).

Baca Juga :  Program Bebas Iuran BPJS Jadi Daya Tarik Para 'Emak-emak' Dukung ADIBAS

Akibatnya, dari total 13 KM, panjang jalan di wilayah pesisir Bontang Kuala. Yang baru terealisasi saat ini baru hanya sejauh 3 KM yang sudah dikerjakan.

Namun hal itu sudah segera tertangani, pasalnya dana bantauan untuk dinas PUPR Bontang dari provinsi, dipastikan dapat turut mengurangi beban APBD Bontang di tahun 2021 mendatang.

“Termasuk dalam jalan Granit 3 ini, tentu ini akan kita diskusikan untuk masuk dalam skala prioritas,” ungkapnya.

Kedepan, memungkinkan juga agar jalur jalanan yang ada di daerah sekitaran Bontang Kuala akan di naikkan volumenya. Namun hal itu, tentu melalui pengerjaan dari pemerintah provinsi.

Baca Juga :  Masyarakat Samarinda Hidup Berdampingan Dengan Tambang, PSI sebut Samarinda Kota Jahat.

Untuk diketahui, jalan dari gerbang masuk ke Kota Bontang hingga masuk ke Bontang Kuala, masuk dalam jalan transprovinsi.

Untuk menghindari musibah kedepan yang memperparah sekitar rumah penduduk, Tavip menyarankan agar masyarakat secara swadaya lakukan peninggian pondasi rumah. Agar posisinya sejajar dengan badan jalan.

“Kita harus hati-hati. Ketika sudah naik, apakah masyarakat inginkan?. Nanti rumah masyarkat terdampak, kan kita tidak inginkan juga seperti itu,” terangnya.

“Kalau jalan kita siap aja, kapan ada masuk musrembang. Anggaran ada, ya kita laksanakan,” pungkasnya. (Esc)

Baca Juga :  Solidaritas Tolak Penggusuran Kulon Progo, Dari Mahasiswa Kaltim

What do you think?

Pelaku UMKM Kukar Terdampak Covid-19 Bakal Terima Bantuan Stimulan

Usulan MYC Belum Penuhi Syarat, Pengesahan APBD 2021 Terhambat