SAMARINDA – Proyek pembangunan Masjid di atas lapangan Kinibalu yang sudah berjalan dari 2018 lalu kini terlihat mangkrak, padahal bangunananya sudah rampung hingga 30 %. Disebut sebut terkendala pendanaan.
Hal ini juga dibenarkan Agus Suwandi Ketua Komisi III DPRD Kaltim, pembangunan terkendala karena dana administrasi masih dalam tahap penyusunan.
“memang belum dijalankan lagi, karena dana administrasi yang sampai saat ini masih disusun oleh Pemprov Kaltim,” kata Agus Suwandi, Senin (29/4/19).
Diawal pembangunan mesjid yang berdiri ditas lapangan bola yang bersejarah ini, menuai pro kontrak. Penolakan datang dari masyarakat sekitar lokasi.
Tidak hanya itu, bahkan Gubernur Kaltim Isran Noor juga pernah mengatakan akan membatalkan rencana pembangunan itu. Meskipun begitu, Politisi partai Gerindra ini menyebutkan itu bukan suatu kendalanya.
“Itu juga tidak bisa, karena proses pembangunan yang sudah berjalan tidak mungkin lagi dibatalkan,” ujarnya.
Ia juga menyebut, Pembangunan Masjid Pemprov Kaltim ini akan segera dilanjut, disebutnya pendanaannya akan mengunakan APBD, diperkirakan akan menghabiskan dana sekitar Rp23 miliar.
“Tidak ada istilah ditelantarkan, secepatnya kita urus, itu Hanya sedikit kendala saja. Secepatnya akan dilanjutkan kembali pembangunannya,” tegas Agus Suwandi. (*)