Perkuat Ketahanan Pangan, Muhammad Samsun Menaruh Perhatian Pada Sektor Pertanian

Anggota DPRD Kaltim Muhammad Samsun serap aspirasi dari kelompok tani (ist)

SAMARINDA – Anggota DPRD Kaltim Muhammad Samsun menaruh perhatian penuh terhadap sektor pertanian. Pada agenda serap aspirasi atau reses masa sidang ke III tahun 2020 ini. Muhamad Samsun memilih menyasar Patani dan Buru Tani.

Bagi politisi PDI Perjungan ini, ditunjuknya Kaltim sebagai Ibukota Negara, maka harus bersiap mendukung dan memperkuat ketahanan pangan.

“Biar petani yang menjadi urusan saya, saya akan fokus pada pertanian dan petani nya,”kata Samsun usai reses didua desa, yakni Desa Buana Jaya dan Desa Manunggal Jaya Kecamatan Tenggarong Seberang. Dua desa tersebut adalah sebagian dari sejummlah tempat yang ia datangi untuk reses.

Samsun mengaku, dirinya akan lebih fokus pada urusan pertanian dan mengakomodir para petani. Karena kaltim harus menjaga dan memperkuat ketahanan pangan.

Baca Juga :  DPRD Kaltim Sambut Baik Rencana Pusat Pindahkan Ibukota ke Provinsi Luar Jawa

Perihal tersebut, rasa syukur warga desa Buana Jaya tak terbendung. Apalagi mayoritas warga didesa mereka adalah petani.

“Kami bersyukur pak Samsun mau berbuat di desa kami. Kami memohon bantuan melalui beliau, agar petani didesa kami dapat diberikan bantuan. Saya berharap, pak samsun bisa fokus urusin urusan petani. Karena mayoritas warga kami iti Petani”beber Kepala Desa Buana Jaya, Fren Efendi.

Demikian pula disampaikan Wewen, Ketua Kelompok Tani. Dirinya mengaku, pihaknya sangat terbantukan dengan adanya wakil dari nelayan dan petani yang duduk di kursi dewan. “Dari sekian lama, kali ini kami sangat mendapatkan perhatian,”cetusnya.

Dijelasknya bahwa kebutuhan jalan petani sekarang sudah di berikan. Dulu kata dia, saat masa panen pihaknya begitu sulit, harus memakan waktu berhari-hari, karena jalan yang dilalui hanya bisa menggunakan kendaraan bermotor.

Baca Juga :  DPRD Kaltim Yakin Pengesahan P-APBD 2019 Tidak Cacat Hukum

“Nah setelah pak samsun datang menawarkan bantuan, alhamdulillah jalan tani kami sudah sangat baik, skrg mudah sekali, dan bisa gunakan roda empat untuk mengambil hasil panen di sawah,”urainya.

Namun begitu bukan berarti semua kebutuhan penunjang pertanian telah terpenuhi. Untuk menuju ketahanan pangan. Masih banyak faktor yang harus segera diselesaikan.

Wakil ketua DPRD Kaltim tersebut menyampaikan. Pada kesempatan reses tersebut, banyak aspirasi masyarakat yang diterima. Diantaranya, minimnya mesin panen padi. Kemudian warga berharap adanya bantuan pupuk dolomit, mengingat PH tanah sawah yang lumayan Tinggi.

Baca Juga :  Alat Deteksi Covid GeNose Mulai Diujicoba, Pemkot Samarinda Bakal Gratiskan Untuk Tracking Kontak

Selain itu, Drainase perairan Tani, Subsidi pupuk Padi hingga kebutuhan pengerasan jalan desa dan semenisasi.

Menanggapi hal tersebut, Muhammad Samsun menyampaikan. Kesulitan yang biasa ditemui untuk menunjang sektor pertanian adalah soal anggaran. Karena anggaran kaltim di bagi rata kesetiap daerah.

Tetapi bagi dia, sektor pertanian saat ini harus menjadi prioritas. “Karena petani itu sebagian besar dari kebutuhan seluruh rakyat yang ada di kaltim, maka dari itu, fasilitas mereka sebaik mungkin harus terpenuhi,”terang Samsun.

(Adv/Fran)

Report

What do you think?

Soal Kasus Yang Menimpanya, Jerinx SID Dituntut 3 Tahun Penjara

Matchday Tiga UCL, Sergio Ramos Cetak Rekor, Diogo Jota Hattrick