Debat Pilkada Bontang, Begini Pemaparan Paslon Untuk Kemajuan Ekonomi

Foto usai debat dilaksanakan, Leliyani Indriyani menutup debat pilkada babak pertama

BONTANG – Debat kandidat pilkada Bontang tahun ini memiliki 2 pasangan calon yang berbeda fokusan terhadap isu atau masalah yang muncul di ruang publik.

Ini terlihat saat masing-masing pasang calon memberikan pandangannya saat ditanyai wartawan usai agenda debat kandidat babak pertama usai.

Dari pengamatan pewarta, setiap calon Walikota memberikan penekanan yang terus berulang-ulang saat sesi debat. Neni Moerniaeni Paslon dari no. 1 banyak penekanan pada sektor investasi, sedangkan Basri Rase banyak berbicara persoalan pembangunan UMKM.

Dalam sesi konferensi pers yang di adakan KPU Bontang, masing-masing calon diberikan waktu untuk memberikan narasi usai debat selesai.

Baca Juga :  Basri Dukung Millenial Bontang Jadi Konten Kreator

Paslon 01 Basri Rase mengungkapkan bahwa berbicara UMKM maka kita berbicara masyarakat kecil. Yang statusnya selama ini kurang mendapatkan kesempatan dalam mendapatkan pekerjaan.

“Karena saya ingin masyarakat kita akan siap menghadapi industri pasca migasmigas,” ucap Basri, di aula pertemuan hotel Grand Mutiara.

“2022 kontrak PT. Badak sudah habis. Kalau hanya mengandalkan ekonomi makro, suatu saat nanti pasti akan menjadi kota mati,” sambungnya.

Sementara Neni Moerniaeni dari Paslon 02 memiliki fokus kepada investasi. Dengan mengandalkan pembangunan industri hilir, dan Industri kepelabuhanan.

Baca Juga :  Belum Tentukan Lokasi Debat Putaran Kedua, KPU Bontang Masih Susun Naskah

“Insha Allah Bontang akan tetap hidup, dan tidak akan menjadi kota mati,” ucap Neni.

Selain itu, ia mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam membantu pemerintah dalam memberikan peluang kepada investor yang ingin menanamkan modalnya di kota berjuluk kota Taman ini.

“Ini semua berkat peran masyarakat kota Bontang. Bukan semata hanya peran pemerintah,” tandasnya.

Berjalan seru, debat diakhiri dengan ucapan selamat jalan. Karena satu periode kemarin, Neni dan Basri merupakan pasangan Walikota dan Wakil Walikota Bontang. Ditambahi lagi dengan permohonan untuk saling membantu, ketika salah satu diantaranya terpilih jadi pemenang pada pilkada tahun ini. (Esc)

Report

What do you think?

Debat Kandidat Pilkada Bontang, KPU Harapkan Pengenalan Program Paslon

Dinas Koperasi dan UKM Kukar Dorong Sinergisitas Pelaku Usaha Lintas Sektor