Dipimpin Kaum Milenial, Ini Target Pembangunan PPU Setelah Terpilih Sebagai Lokasi Ibukota Negara

Beri.id, PASER – Sebagian wilayah Kabupaten Penajam Pasir Utara (PPU), Kalimantan Timur telah disebutkan Presiden Joko Widodo sebagai lokasi Ibukota Negara yang baru, Sebagian wilayah lainya berada di kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Nampaknya Kaltim sudah benar benar siap menyambut pemindahan Ibukota ini, Penajam Paser Utara (PPU) misalnya, Abdul Gafur Mas’ud Bupati PPU menyebutkan akan segera menyiapkan lahan untuk lokasi Ibukota yang baru.

Tidak hanya itu, bahkan dirinya telah menargetkan untuk segera menyelesaikan beberapa proyek pembangunan dalam menyambut Ibukota baru.

“Nah persiapan kita dalam waktu dekat ini adalah penyelesaian tol laut terpanjang di Indonesia dengan panjang berkisar 14 Km,” Sebutnya.

Tol laut ini akan menghubungkan Penajam dan Balikpapan, saat ini sudah masuk tahap lelang, dikisar selesai dalam dua minggu. “selesai lelang langsung pengerjaan dan ditargetkan akan rampung selama 4 tahun,”Kata Gafur Mas’ud.

Target pembangunan lainya adalah jalan pulau Balang, ini juga adalah akses antara penajam dan Balikpapan. Diketahui bahwa Bandara dan pelabuhan internasional, serta kawasan industri berada di Balikpapan.

Di kawasan industri ini akan menghubungkan Bulu minung dan Kariangau menjadi satu Dengan pembangunan jembatan Pulau Balang.

“Dan itu ditargetkan akan selesai tahun ini. Dari penajam ke Pulau Balang itu sudah selesai, tinggal dari pulau balang ke Balikpapan, Tahapan pengerjaannya juga sudah masuk 50%,” Terangnya.

Pembangunan Pulau Balang ini langsung tembus di kilo 13 Balikpapan, yang menyambungkan jalur tol ke Samarinda.

Target pembangunan lainya lagi adalah jalan yang akan menghubungkan Penajam dengan Kabupaten Kutai Barat (Kubar).

Gafur menjelaskan, Biasanya jalur dari Kubar keBalikpapan ditempuh dengan waktu berkisar 11 jam, jika jalan ini sudah terbangun maka hanya akan memakan waktu selama 2 jam.

“Pembangunan itu juga dalam proses, Amdalnya dari kementrian kehutanan sudah selesai, tingal dari provinsi,”Terangnya. Tapi Pak gubernur juga menyarankan akan mengajukananggaran itu ke pusat guna percepat proses pembangunan,” sambungnya lagi.

Rencana ini pun nampaknya sesuai dengan Nawacita Jokowi yaitu Mengkoneksikan antara wilayah dan kabupaten kota.

Bupati Dari Kaum Milenial.

Setelah diumumkan Jokowi, tentu publik akan tertuju pada Kaltim. Lebih khusus pada dua Kabupaten yang sebagian wilayahnya akan menjadi lokasi pembangunan Ibukota.

Dari target pembangun PPU menyambut pemindahan Ibukota baru ini, tahu kah bahwa PPU dipimpin oleh kaum milenial.

Pria yang bernama Abdul Gafur Mas’ud itu, baru menginjak usia 31 tahun. Ia lahir di Balikpapan pada 7 Desember 1987.

Berdasarkan data yang dihimpun beri.id. Bupati yang berpasangan dengan Hamdam sebagai wakil bupati ini ternyata adalah anak bungsu, dari 8 bersaudara. Putra dari H. Mas’ud dan Ibunya adalah Hj. Syarifah Ruwaidah Alqadri.

Dirinya dikaruniai 5 orang anak laki-laki, dan istrinya bernama Hj. Risna. Ke lima putranya itu adalah adalah Muhammad Varos Algaris, Muhammad Radja Faqih Algaris, Muhammad Pangeran Rafi Saddan Algaris, Muhammad Khaisar Ali Ka’bah Mas’ud Algaris, Muhammad Kholifa Abdul Latif Khusain Algaris. (Fran)

What do you think?

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Tokoh Konstruksi Indonesia Dukung Pemindahan Ibukota ke Kaltim

55 Anggota DPRD Kaltim Terpilih Hasil Pemilu 2019 Akan dilantik Pada 2 September