Final! Begini Hasil Pleno Rekapitulasi Tingkat Kota Pada Pilkada Bontang 2020

Penyerahan hasil rekapitulasi

BONTANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bontang telah selesai lakukan rekapitulasi penghitungan suara tingkat kota.

Dalam agenda itu, turut juga dihadiri Bawaslu, Kapolres Bontang, Dandim 0908 Bontang, Sekretaris Daerah Kota Bontang, perwakian KPU Provinsi Kaltim, serta saksi dari masing-masing perwakilan pasangan calon.

Hasil rekapitulasi, disimpulkan pasangan nomor urut 01 Basri Rase-Najirah memperoleh 45.164 suara. Sedang rivalnya pasangan nomor urut 02 Neni Moerniaeni-Joni 40.792. Selisih 4.372 suara.

Adapun jumlah surat suara yang digunakan 87.550, terinci surat suara sah 85.956 dan tidak sah 1.594.

KPU Bontang masih akan menunggu informasi gugatan yang masuk ke Mahkamah Konstitusi (MK), selama sepekan kedepan. Terhitung mulai Kamis (17/12).

Baca Juga :  KPU Bontang Masih Menunggu Surat Keputusan MK Perihal Penetapan Pemenang Pilkada

“Apabila ada keberatan di yang dilayangkan ke Mahkamah Konstitusi, maka penetapan calon wali kota dan wakil wali kota menunggu keputusan inkrah dari sana,” ucap Ketua KPU Bontang Erwin, saat ditemui usai laksanakan pleno rekapitulasi, di Hotel Sintuk, Bontang Utara, Rabu (16/12) sore.

“Kalau tidak ada gugatan maka kami akan melakukan pleno penetapan pemenang Pilkada 2020,” sambungnya.

Dalam berjalannya agenda tersebut, saat pembahasan pleno hasil penghitungan tingkat kecamatan di Bontang Utara, pihak paslon 02 dengan penyelenggara sempat berdebat.

Terdapat selisih angka dari data yang di berikan ke saksi paslon, dengan angka yang dipaparkan oleh KPU, soal surat suara yang tidak sah. Dan itu masuk dalam kejadian khusus.

Baca Juga :  Deretan Kejanggalan Penjemputan Aktifis Yang Dinyatakan Positif Covid Hingga Ditelantarkan Depan Rumah Sakit

Namun, dari penjelasan Erwin memang hal itu di akui sebagai human error. Data yang terdapat kekeliruan itu pun akhirnya diperbaiki. Dengan landasan hasil rekapan yang sudah di tandatangani dari masing-masing saksi dari tingkat kelurahan dan kecamatan.

“Akhirnya kami memunculkan data real tanpa ada rekayasa apapun, dan itu masuk dalam kejadian khusus di tingkat kota,” terangnya.

Adapun data yang berhasil dihimpun. Di Bontang Selatan, pasang calon nomor urut 01 memperoleh 18.748 suara. Sedangkan Neni-Joni mengumpulkan 14.576 suara. Pasangan Adibas Bersinar unggul 4.172 suara. Di Bontang Selatan sendiri terdapat 140 TPS. Ada 47.634 surat suara yang disiapkan. Sudah termasuk cadangan. Sebanyak 33.324 suara sah. Dan 520 tidak sah.

Baca Juga :  KPU Bontang Gelar Deklarasi Pilkada Damai

Kemudian di Kecamatan Bontang Utara 116 TPS. Terdapat 40. 049 surat suara yang terpakai. Pasangan calon nomor urut 2 Neni-Joni dinyatakan unggul dengan perolehan 19.693 suara. Unggul tipis dari Basri-Najirah yang mengumpulkan 19.552 suara. Atau selisih 141 suara.

Terakhir Bontang Barat, pasangan Basri-Najirah juga unggul. Keduanya meraup 6.864 suara. Hanya unggul 341 suara atas pesaingnya. (Esc)

What do you think?

Resmi Dilantik Sebagai Anggota DPRD Kaltim, M Udin Siap Perjuangankan Aspirasi Warga Pesisir

Pemilihan Direksi Perusda Jadi Sorotan Komisi II DPRD Kaltim