Ujoh Bilang – Wakil Bupati Mahakam Ulu (Mahulu), Suhuk, menghadiri pembukaan Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XII Tingkat Provinsi Kalimantan Timur di Taman Budaya Sendawar (TBS), Kabupaten Kutai Barat, Selasa (21/7/2026).
Momentum tersebut dimanfaatkan Pemkab Mahulu untuk menegaskan komitmennya dalam memperkuat pelaku UMKM melalui program Dana RT dan Dana Dasawisma sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Kegiatan Gelar TTG XII Kaltim yang berlangsung pada 20–23 Juli 2026 dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kalimantan Timur, Siti Sugiyanti. Ajang tahunan ini mempertemukan berbagai inovasi teknologi tepat guna dari sembilan kabupaten/kota se-Kalimantan Timur.
Acara tersebut dihadiri jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, pemerintah kabupaten/kota, akademisi, pelaku usaha, hingga berbagai elemen masyarakat sebagai wadah berbagi inovasi dan memperkuat kolaborasi dalam pengembangan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Mengusung semangat pemanfaatan teknologi yang sederhana, inovatif, dan mudah diterapkan, Gelar TTG XII menghadirkan beragam inovasi yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.
Selain menjadi ajang pertukaran inovasi, kegiatan ini juga menjadi sarana promosi produk unggulan dan potensi daerah masing-masing. Melalui kegiatan tersebut, setiap kabupaten dan kota di Kalimantan Timur diharapkan mampu membuka peluang kerja sama, investasi, serta pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal.
Di sela kegiatan, Wakil Bupati Mahulu Suhuk menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Mahulu terus berkomitmen mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu pilar utama penggerak ekonomi masyarakat.
Menurutnya, komitmen tersebut diwujudkan melalui program prioritas daerah, yakni Dana RT dan Dana Dasawisma, yang dirancang untuk memperkuat ekonomi kerakyatan hingga ke tingkat kampung dan lingkungan RT.
“Dukungan kita kepada UMKM, khususnya di Mahakam Ulu, salah satunya melalui program Dana RT dan Dana Dasawisma. Harapannya, program ini dapat membantu masyarakat mengembangkan usaha, baik di bidang kuliner, kerajinan tangan, pembuatan pakaian adat, topi, maupun produk kreatif lainnya,” ujar Suhuk.
Ia menjelaskan, Dana Dasawisma difokuskan untuk memberdayakan kelompok-kelompok perempuan di tingkat RT agar memiliki kegiatan usaha produktif yang dapat meningkatkan pendapatan keluarga. Pemerintah menargetkan sedikitnya satu kelompok Dasawisma aktif di setiap RT.
“Dengan adanya kelompok Dasawisma di setiap RT, kita ingin ibu-ibu memiliki wadah untuk berkarya dan berusaha bersama. Jika dalam satu RT bisa terbentuk lebih dari satu kelompok, tentu akan lebih baik karena manfaatnya akan semakin luas bagi masyarakat,” tambahnya.
Melalui partisipasi dalam Gelar TTG XII Kaltim, Pemerintah Kabupaten Mahulu berharap inovasi teknologi tepat guna dapat terus berkembang dan diimplementasikan sesuai kebutuhan masyarakat. Sinergi antara pemanfaatan teknologi dan pemberdayaan UMKM diyakini mampu memperkuat perekonomian daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung terwujudnya visi Mahulu Melaju (Maju, Merata, Berkelanjutan).
