Hujan Deras Beserta Badai, Akibatkan Pohon Tumbang. Satu Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal

BONTANG – Hujan deras disertai angin kencang melanda di hampir seluruh wilayah Bontang pada Jum’at (19/12) malam lalu. Akibatnya, pohon karet berukuran cukup besar tumbang dan menimpa rumah warga di Kampung Nyerakat, Jl Linmas II, Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan.

Rumah tersebut milik pasangan suami istri, Amiruddin dan Mariama serta kedua anaknya Ismawati dan Amran.

Dari keterangannya, dirinya mengungkapkan kalau saat hujan turun. Ia mendengar saja turunnya air hujan, dengan angin kencang.

Kemudian tiba-tiba saja, pohon karet yang berada dekat rumahnya tumbang, dan menimpa rumah miliknya yang baru di tinggali selama 4 bulan ke belakang.

Baca Juga :  Lahan Kilang Minyak Bontang Belum Siap

Seluruh sanak keluarganya dalam keadaan selamat. Saat kejadian, reruntuhan rumah itu tidak sampai menimpa dirinya bersama dengan keluarga.

“Alhamdulillah gak ada yang kena runtuhan, untungnya atap rumah gak langsung nutupi kita” ucap Ismawati, pada Sabtu (19/12) sore.

“Ternyata anak-anak sudah dilarikan sama bapaknya,” imbuhnya.

Saat dihubungi awak media, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang Ahmad Yani mengungkapkan jika dirinya belum bisa memastikan penyebab pohon yang tumbang itu. Berasal dari angin kencang, atau memang usia pohon yang sudah menua.

“Iya benar, pohonnya merebahi rumah warga. Namun, kita belum bisa pastikan penyebabnya. Apakah hujan deras disertai angin atau memang pohonnya yang sudah tua,” ujarnya.

Baca Juga :  Dua Rumah Tahfidz Al-Quran Di Balikpapan Ditutup, Puluhan Santri Terpapar Covid-19

Dirinya mengimbau kepada semua warga, saat cuaca yang tidak bersahabat seperti ini untuk selalu meningkatkan waspada terhadap pohon tumbang.

Selain itu, ia juga berharap agar pohon besar dan tinggi yang ada di sekitar rumah serta jalan untuk ditebang sebagai bentuk pengurangan resiko dan serra pencegahan terjadinya bencana.

Hingga saat ini, proses evakuasi telah di lakukan oleh pihak-pihak yang bertindak sigap. Diketahui BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan), Tentara Negara Indonesia (TNI), Dinas Perumahan, Kawasan dan Permukiman (Perkim), Dinas Sosial (Dinsos), dan warga sekambing, bergotong royong ditempat kejadian.

Meski sudah dilakukan evakuasi, sebagai makhluk sosial sudah selayaknya kita dapat saling menyalurkan bantuan.

Baca Juga :  Sesuai Isi Mou, PT. Pelindo Siap Tanggung Biaya Perbaikan Pelabuhan Loktuan

Dari informasi yang berhasil dihimpun, keluarga Amiruddin dan Mariama saat ini membutuhkan bangunan untuk berteduh bersama dengan dua orang anaknya.

Bagi warga masyarakat yang ingin memberikan bantuannya dapat langsung mendatangi lokasi kejadian, atau dapat menyalurkan sumbangan langsung ke korban melalui nomor rekening 0087608824 (Mariama) Bank BPD KALTIMTARA. (Esc)

Report

What do you think?

Sukses Ubah Eks Tambang Dengan Peternakan, Equalindo Farm Gelar Pelatihan Breeding Ruminansia

Meski Diburu Ditengah Pandemi, Omset Penjual Jamu di Samarinda Masih Belum Stabil