Ibadah Dibatasi Ditengah Pandemi, Pemkot Anjurkan Terapkan Prokes

Kepala Dinas Kesehatan Bahaudin (tengah). Memberikan keterangan pers terkait pertumbuhan penularan Covid-19 di Bontang

BONTANG – Peningkatan jumlah pasien positif COVID-19 di Bontang. Mengharuskan tim gugus untuk membuat kebijakan untuk membatasi aktivitas pada perayaan hari besar akhir tahun.

Sepekan ke depan, pada Jum’at 25 Desember umat kristiani menyambut hari Natal, dan seluruh masyarakat pada 30 Desember pun juga akan sambut malam pergantian tahun.

Potensi pengumpulan massa pada dua momentum itu, membuat pemerintah kota mengeluarkan surat edaran untuk menanggulangi masalah tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Bontang Bahaudin katakan kalau pemerintah tetap akan membatasi aktivitas saat nataru nanti berlangsung.

Baca Juga :  DPRD Bontang Dorong Pemkot Bangun Penangkaran Buaya

“Pembatasan kegiatan kita lakukan sesuai surat edaran Walikota, itu kami batasi sesuai surat rekomendasi protokol kesehatan selama berkegiatan,” terang Kepala Dinas Kesehatan Bontang, dr. Bahauddin, pada Jumat (18/12).

Namun, saat pelaksanaan ibadah natal pihaknya tidak melarang untuk diselenggarakan. Tetapi harus tetap mempertimbangkan dan menjalankan prosedur prokes.

“Setiap rekomendasi yang kami berikan jadi tanggungjawab penyelenggara, jadi kalau ada yang melanggar kita berikan sanksi mengacu ke Perwali,” bebernya.

Baha sapaannya, juga menegaskan kepada masyarakat untuk tidak usah lakukan kegiatan di luar rumah, apalagi berkerumun di satu tempat. Salah satunya tempat yang jadi objek wisata.

Baca Juga :  Kondisi Cuaca Memburuk, Lion Air Group Alihkan Seluruh Jaringan Penerbangan

“Perayaan natal lebih baik dirayakan di rumah saja tidak usah bepergian atau berkegiatan ditengah keramaian, seperti tempat-tempat wisata,” katanya.

Ia juga berpesan, jika tetap melaksanakan acara di rumah pribadi. Tetap terapkan prokes sesuai aturan pemerintah.

“Pun kalau di rumah acara kumpul keluarga tetap jaga jarak,” tandasnya.

Sebagai informasi tambahan, kasus penularan Covid-19 di Bontang per- Jumat (17/12), sebagai berikut :

Pasien Positif : 1615 (+67)
Pasien Sembuh : 1352
Pasien Meninggal : 29
Pasien Dirawat : 49 (+9)
Pasien Isolasi : 185 (+42)
(Sumber : Instagram Promkes Bontang @promkes_bontang) (ESC)

Report

What do you think?

Kedai Kopi Setiap Hari jadi Tempat Ngopi Unik Rasa Manusia di Samarinda

Hujan Lebat Di Bontang Renggut Nyawa Remaja, Ini Yang Jadi Penyebabnya