Kelurahan Api-Api Zona Merah, Lurah Beri Peringatan Ke Pengusaha Cafe

Kantor Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara, Bontang. (Sumber : Google Maps

BONTANG – Belum terbangunnya kesadaran penuh masyarakat perihal penerapan protokol kesehatan saat beraktivitas diluar rumah menjadi alasan meningkatnya pasien positif di Bontang.

Aktivitas itu terlihat disetiap pengunjung cafe-cafe yang abai dengan pentingnya penggunaan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak saat menikmati kopi di tongkrongan.

Kelurahan Api-api, Bontang Utara, yang merupakan wilayah di daerah Bontang, dinyatakan sebagai wilayah yang masuk dalam zona merah, sebelumnya berstatus Zona Hijau.

Dari data rilis Promkes Bontang, per hari Minggu (03/01) kemarin. Kasus positif di Kelurahan Api-api sudah mencapai 156, dengan kasus aktif sebanyak 23 kasus.

Baca Juga :  Buntut Penangkapan Disertai Pencukuran Rambut Aktivis, LBH Samarinda: Apa Korelasinya?

Saat dikonfirmasi, Lurah Kelurahan Api-Api menghimbau kepada setiap pelaku usaha untuk laksanakan anjuran pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan.

“Protokolnya ditingkatkan, jadi satu meja biasanya empat orang, dibatasi cukup dua orang dan jangan dipenuhi,” ucapnya saat dikonfirmasi awak media melalui sambungan telepon, Senin (04/01) pagi.

Dalam teknisnya nanti, petugas dari setiap pengurus RT akan diminta untuk lakukan penghimbauan kepada pemilik cafe. Agar tetap menerapkan protokol kesehatan.

Selain pemilik cafe, dirinya juga akan menginstruksikan kepada setiap RT untuk dapat secara masive menginformasikan kepada warga untuk menerapkan prokes.

Baca Juga :  PDIP dan HANURA Pilih Kolaborasi Birokrat dan Penegak Hukum, Calon di Pemilihan Gubernur Kaltim

“Masing-masing RT mengimbau untuk menerpakan protokol kesehatan,” tuturnya.

Pemerintah sebelumya mewacanakan untuk memasangi tanda untuk rumah-rumah yang didalamnya sedang dalam proses isolasi mandiri.

Dirinya menyetujui hal tersebut, asalkan saat pelaksanaanya nanti tidak mendiskriminasi warga tersebut. Dengan dikucilkan dari tetangganya.

“masyarakat bisa saling menopang dan saling menjaga satu sama lain,” pungkasnya. (ESC)

What do you think?

IPK Kota Balikpapan Gelar Bansos Masyarakat Kurang Mampu & Anak-anak Jalanan

Kapolda Kaltim Pimpin Langsung Prosesi Kenaikan Pangkat