Masa Tenang, Algaka Dicopoti Bawaslu Ditemani Aparat Keamanan

Penertiban Alat Peraga Kampanye (Algaka) Pilkada 2020 oleh Bawaslu Bontang bersama dengan aparat keamanan.

BONTANG – Pilkada serentak tahun 2020 sudah masuk dalam masa tenang. Seluruh pasangan calon yang bertarung diminta untuk mencopot alat peraga kampanye (algaka).

Tadi malam, Minggu (6/12) pukul 00.00, Bawaslu Bontang bersama dengan sentra Gakumdu lakukan penertiban di sepanjang jalan raya. Di bantu dengan Dinas Perhubungan, Kodim 0908 Bontang, dan Satpol PP.

Tim dibagi menjadi tiga. Ada yang fokus penertiban di Bontang Utara, Bontang Selatan, dan Bontang Barat.

Tentunya kegiatan itu, berdasarkan PKPU no. 11 pasal 31 tahun 2020 tentang penertiban algaka. Pada masa tenang mulai tanggal 6 sampai 8 Desember mendatang.

Baca Juga :  Rekapitulasi Suara Dimulai PPK, Agenda Sempat Tertunda

“Jadi kegiatan dini hari ini untuk melakukan penertiban dalam rangkap selesainya tahapan masa kampanye,” jelas Ketua Bawaslu Bontang, Nasrullah.

Disebutkan Nasrul, penertiban ini dilakukan untuk mencegah adanya tindakan pelanggaran dalam tahapan masa kampanye.

Sebenarnya, Kata dia, KPU telah mengirimkan surat pemberitahuan ke kedua tim Paslon untuk menurunkan seluru APK yanh masih terpasang.

“Iya kita sudah surati, tapi masih kita liat APK yang terpampang. Makanya kita tertibkan,” kata Nasrul.

Selama masa tenang, pengawas kecamatan dan kelurahan juga akan difungsikan untuk membersihkan suluruh APK yang ada di area-area pumikaman warga belum terjangkau oleh tim patroli gabungan.

Baca Juga :  Bawaslu Bontang Terima Laporan Terkait Pelanggaran Pilkada, Diduga Kampanye Gunakan Fasilitas Daerah

“Yang dalam gang atau di rumah-rumah warga nanti Panwas kecamatan dan kelurahan yang menertibkan,” terang Nasrul.

Selanjutnya ia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar melaporkan jika masih ada APK paslon yang terpampang.

“Kalau masih ada, ya laporkan ke kita. Kita pastikan langsung kami copot,” tandas Nasrul.

Dalam operasi penertiban algaka semalam, sempat terjadi keributan di sekretariat tim pemenangan di simpang Ramayana.

Beberapa pihak mencoba untuk menghalangi penertiban. Namun, berhasil diredam. Akhirnya, secara kooperatif banner yang bertuliskan angka 2 pun di turunkan, tak lama setelah kejadian.

Baca Juga :  Menyoal Netralitas ASN, Begini Respon Ketua DPRD Bontang

“Tadi kita lihat mereka sudah kooperatif, turunkan sendiri banernya,” ujar Nasrul, saat istirahat usai penertiban.

Penyisiran wilayah Bontang utara berakhir hinggal pukul 04.00 Wita dini hari. Menyusul berikutnya tim dari Bontang Selatan dan Bontang Barat. (Esc)

What do you think?

Menteri Sosial Tersangka Korupsi, Hasto: Partai Hormati Proses Hukum

Anggota DPD RI Mahyunadi, Alami Kecelakaan Beruntun