Masih Seksi, Kebutuhan Batu Bara Bakal Meningkat Sampai 2040

Aktifitas pertambangan batubara (wartaekonomi.co.id)

SAMARINDA – Kabar baik untuk pengusaha emas hitam Kaltim, ditengah keresahan akibat harga batubara yg terjun bebas, Menteri ESDM, Arifin Tasrif menyampaikan angin segar dalam rapat bersama Komisi VII DPR RI.

Dilansir dari laman detik.com Menteri ESDM menyampaikan tentang kebutuhan batu bara sampai 2040 mencapai 277 juta ton.

“Proyeksi kebutuhan batu bara dalam negeri tersebut akan terus meningkat dan diperkirakan akan mencapai 277 juta ton sampai 2040,” jelasnya diruang rapat Komisi VII, Senin (23/11).

Hal ini tentunya menjadi angin segar untuk pengusaha kaltim. Alih alih berharap ekspor meningkat, batubara dalam negeri terus dimaksimalkan hingga 2040

Baca Juga :  Diterpa Covid-19, Pelaku Usaha Sayur Mayur di Kukar Omsetnya Menurun Hingga 70%

“Pada 2020 pemanfaatan batu bara domestik ditargetkan 155 juta ton atau 28,2% dari target produksi 550 juta ton meningkat 12,3% dari realiasi DMO tahun 2019 sebesar 138 juta ton dengan produksi 616 juta ton,” tambahnya.

Sebelumnya, pengusaha Kaltim memilih mengurangi produksi karena melemahnya permintaaan barubara dari negara pengimpor. Hal ini tentunya buntut panjang dari pandemi covid-19. Walaupun menjadi hal biasa, fluktuasi harga batubara tetap berpengaruh besar, terutama gelombang PHK (pemutusan hubungan kerja) yg tidak bisa dihindari. (IPG)

Baca Juga :  Antisipasi Kepadatan Penumpang Jelang Mudik Lebaran, Dishub Kaltim siapkan Extra Flight

What do you think?

Dongkrak Sikap dan Akal Budi, Rutan Bekali Pendidikan Bagi Narapidana

Multiplayer Effect CBD Tenggarong, Ekonomi Kreatif, Pariwisata Hingga UMKM