BERI.ID – Bagi seorang pengemudi ojek online, jalan raya adalah ruang kantor yang penuh ketidakpastian. Di balik deru mesin dan target harian, ada risiko yang selalu mengintai di setiap tikungan. Namun, bagi seorang mitra pengemudi Maxim di Samarinda, risiko pahit itu tak harus dipikul sendirian.
Luka akibat kecelakaan yang dialami saat bertugas mungkin masih membekas, namun beban di pundaknya sedikit terangkat. Melalui Yayasan Pengemudi Selamat Sejahtera Indonesia (YPSSI), Maxim secara resmi menyerahkan santunan sebesar Rp13.000.000 sebagai bentuk nyata jaminan perlindungan perjalanan.
Penyerahan santunan ini bukan sekadar urusan administrasi atau angka di atas kertas. Ia adalah sebuah pesan kuat bagi ribuan mitra lainnya di “Kota Tepian”: bahwa di balik setiap pesanan yang diselesaikan, ada sistem pendukung yang siap menjaga mereka saat musibah tak terelakkan.
“Ini adalah bentuk komitmen kami. Kami ingin setiap mitra merasa tenang saat bekerja, karena mereka adalah bagian penting dari layanan kami,” ungkap perwakilan Maxim.
Dana santunan tersebut diharapkan dapat membantu proses pemulihan dan meringankan biaya hidup keluarga korban selama masa penyembuhan. Di tengah teriknya matahari dan dinginnya hujan Samarinda, langkah ini menjadi pengingat bahwa keselamatan bukan hanya slogan, melainkan janji yang ditepati.
Kini, sang pengemudi bisa fokus pada satu hal: pulih dan kembali ke pelukan keluarga, dengan keyakinan bahwa ia bekerja di ekosistem yang peduli pada nyawa, bukan sekadar angka. (Red)
