Muhammad Samsun Terima Kunjungan Para Kepala Desa di Kukar, Cari Solusi Pasca Tambang

Para kepala desa di Kecamatan Tenggarong seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, menyambangi wakil ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun (Istimewa)

SAMARINDA – Wakil ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun kembali menerima kunjungan dari sejumlah Kepala desa di Kutai Kartanegara (Kukar) pada, Selasa (02/02). Diantaranya Desa Separi, Desa Mulawarman, Desa Embalut, Desa Suka Maju dan desa tetangga lainnya.

Tidak lain kunjungan ini sebagai upaya pemerintah Desa untuk mengembangkan potensi daerahnya.

Bagi Samsun, kehadiran mereka cukup membantu dirinya sebagai wakil rakyat untuk memberikan arahan.

“Ini cukup membantu saya. Kebetulan kan memang belum sempat untuk mengelilingi semua desa di Kukar,”ungkapnya.

Samsun menjelaskan, dalam pertemuan dirinya banyak mendapat laporan terkait kebutuhan desa. Mulai dari pertanian, Peternakan hingga perikanan.

Baca Juga :  DPRD Kaltim Gelar Paripurna Perdana di 2021

Selain itu usulan mereka mengenai infrastrukturnya, juga bagian dari perencanaan pengembangan bidang tadi. Seperti jalan usaha tani, irigasi pertanian, bantuan bibit ternak dan bantuan untuk nelayan.

Apalagi desa tersebut mayoritas dikelilingi oleh aktifitas pertambangan.

“Nah disini mereka menyadari betul, pasca tambang ini desa mereka mau jadi apa. Setelah tambang tutup apa lagi yang bisa dilakukan,”terangnya.

Sehingga mereka sudah mateng dengan membuat Pland, membuat perencanaan yang matang, potensi yang paling bisa di gali atau di kembangkan di desa desa itu, adalah pertanian, juga peternakan sampai ke perikanan juga,”lanjutnya lagi.

Baca Juga :  Soal Anggaran Penanganan Covid-19, DPRD Setuju Berapapun Besaran Usulan Pemprov Kaltim

Politikus PDI Perjuangan ini mengatakan semua masukan mereka merupakan suatu prioritas untuk desa mereka masing masing.

“Alhamdulillah ada beberapa yang bisa kita respon, insya allah akan kita coba carikan solusinya,”paparnya.

Sementara itu Kepala Desa Separi, Sugianto berharap adanya pemerataan pembangunan di sejumlah desa di Tenggarong Seberang.

“Kendala kami biasanya tidak terserapnya aspirasi yang ada di desa. Terkadang aspirasi itu hanya sampai kecamatan, tapi tidak terealisasi tersampaikan ke DPRD,”ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan untuk tahun 2020 dan 2021 ini dalam masa pandemi, pihaknya memahami kemungkinan banyak terjadi pergeseran anggaran.

Baca Juga :  Kepada Ananda Emira Moeis, Warga Minta Lapas Narkotika Bayur Ditegur, Ada apa?

“Tapi harapan kita desa itu tetap bisa maju secara bersamaan dan pandemi ini bisa cepat selesai,”harap Sugianto.

“Artinya kami berharap ada bantuan jangka panjang untuk di rasakan warga di setiap desa,”tutupnya.(Fran) 

Report

What do you think?

Pecah Rekor, Balikpapan Tambah 263 Terkonfirmasi Positif dan 8 Meninggal

Takluk Di Kandang, Liverpool Disalip Leicester