Pasar Rawa Indah Sepi, Program PNS Wajib Belanja Di Pasar Tak Optimal

Suasana Sepi Pasar Taman Rawa Indah, Lantai 4

BONTANG – Sudah empat bulan berjalan Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin), Tanjung laut, masih saja sepi pengunjung. Padahal pemerintah sudah bikin program Betah “Belanja Tiap Hari” untuk meramaikan pengunjung.

Namun tidak juga mendorong perputaran uang di pasar Tamrin. Salah seorang pedagang sembako Darmayanti, mengeluhkan program betah pemerintah yang tidak juga jadi jawaban atas persoalan pedagang di taman rawa indah.

Contoh kasus ia sebutkan, saat program betah sudah dijalankan, memang ada beberapa pegawai negeri Sipil (PNS) yang datang untuk berbelanja kebutuhan pokok. Hanya saja tidak ada yang menelusuri sampai ke pedagang yang ada di dalam pasar. Hanya yang ada di deretan bagian depan pasar saja.

Baca Juga :  Pedagang Pukuli Sekuriti di Pasar Tamrin, Berikut Kronologisnya

Sementara, banyak juga pedagang yang membuka lapak di dalam pasar.

“Maksudku itu kalo ada pengunjung yang begitu, berpencarlah. Bagi-bagi lah juga. Jangan numpuk jadi satu,” ucap Darmayanti, saat dikunjungi beri.id di lapaknya lantai 3, Rabu (21/10/20).

Bahkan, hingga saat ini program betah yang mewajibkan PNS untuk berbelanja di pasar, tidak juga dipatuhi. Dari pengamatan pedagang tidak setiap hari ada yang datang dari pegawai yang menyempatkan diri untuk membantu perekonomian warga yang berjualan di pasar.

“Biasanya bilang orang tiap jumat, ini ngak ada. Baru sekali, selama 3 bulan baru sekali, itupun aku cuma dapat 45ribu” ungkapnya.

Baca Juga :  Masih Seksi, Kebutuhan Batu Bara Bakal Meningkat Sampai 2040

Kemudian, akses dari lantai satu hingga lantai 4 yang melewati banyak tangga juga menjadi salah satu keluhan pedagang. Banyak juga keluhan pelanggan yang datang ke penjual yang ada di lantai puncak pasar tamrin.

“Tangga lift tolong bisa segera, soalnya banyak juga pengunjung yang mengeluh karena naik tangga nya itu,” harapnya.

Saat ingin ditemui guna mengkonfirmasi keluhan pedagang, pihak Kepala UPT. Pasar H. Haidar tidak berada di kantornya. Salah seorang pegawainya menyebutkan kalau beliau sedang berada di Loktuan.

Baca Juga :  Seorang Warga Kehilangan Motor Di RS PKT Bontang, Begini Kronologinya

Berangkat dari niat pihak UPT. Pasar yang akan lakukan evaluasi perkembangan pasar terhitung sejak 3 bulan berjalannya aktivitas pasar tamrin. (Esc)

What do you think?

Matchday Pertama Liga Champions, Poin Rata Untuk Grup E

Geruduk Kantor Gubernur Kaltim, Mahasiswa Minta Isran Noor Tolak UU Cipta Kerja