Rayakan HUT 48, PDI Perjuangan Samarinda Bagikan 48 Tumpeng Hingga Kepanti Asuhan

Ketua DPC PDI Perjuangan Samarinda H. Sugiyono, SE (tengah) ditemani Achmad Sofyan.Sos Sekretaris DPC PDI Perjuangan Samarinda saat pemotongan tumpeng pada HUT 48 PDI Perjuangan (Jifran/beri.id)

SAMARINDA – PDI Perjuangan memasuki usia ke 48 tahun. Secara serentak se Nasional dirayakan pada Minggu (10/01).

Sesuai usianya 48 tahun, setiap Dewan Pimpinan Daerah (DPD) sampai ke Dewan Pimpinan Cabang (DPC) menyiapkan 48 tumpeng dibagikan kepada masyarakat. Demikian juga DPC PDI Perjuangan kota Samarinda.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kaltim Sugiono mengatakan, 48 tumpeng itu selain dibagi pada warga sekitar wilayah Pengurus Anak Cabang (PAC), juga dibagi ke sejumlah instansi hingga komunitas.

“Kita sebarnya ke rumah sakit, Lapas, pesantren, pengurus masjid, sebagian ke panti asuhan,”kata Sugiono.

Baca Juga :  Jelang Debat Terakhir, Sofyan-Rizal Ungguli polling

Ketua DPRD Samarinda ini menjelaskan, pihaknya ingin merayakan hari jadi partai besutan Megawati Soekarno Putri ini menyatu bersama warga.

“Bukan saja pengurus yang merasakan momen spesial ini, tapi ini sebagai simbol bahwa PDI Perjuangan selalu bergerak bersama masyarakat,”ucapnya.

Pada usia partai yang terbilang tak muda ini, Sugiono berharap, kedepan seluruh kader dan simpatisan partai terus solid bergerak dengan selalu melibatkan masyarakat.

Harapannya dengan terbangunya sinergisitas itu. Kontribusi partai terhadap masyarakat juga ditingkatkan.

“Karena begini, dengan menyatunya bersama rakyat, disitulah momentum penting kader menyerap aspirasi untuk disampaikan kepada Eksekutif maupun legislatif usungan PDI Perjuangan supaya mereka hadir sebagai solusi,”bebernya.

Baca Juga :  Buka Layanan Di hari Libur, Cuma 15 Warga yang Bikin KTP di Disdukcapil Bontang

Hal itu juga kata dia sesuai dengan instruksi ketua umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri.

Disebutnya Megawati dalam pidatonya menyebutkan bahwa militansi dan kesetiaan kader partai diuji, bukan hanya pada saat partai terpuruk. Malah justru pada saat PDIP menang dan menduduki posisi-posisi penting.

“Maka itu harus harus kita tunjukan, harapan rakyat ada dipundak partai, maka kader harus hadir dalm setiap kondisi dan permasalahan yang dihadapi,”tuturnya.(Fran)

What do you think?

Geruduk Rektorat, Mahasiswa Unmul Minta Rektor Gratiskan UKT Dan Hapuskan SPI

Toha Belum Ditemukan, Istri Berharap Pada Keluarga dan BPBD