Satpol PP Bontang Pastikan Tidak Ada Pengawalan Khusus Saat Tahun Baru dan Natal

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bontang Ibnu Gunawan

BONTANG – Desember, bulan yang jadi momentum perayaan natal dan tahun baru. Ditambah lagi, ini merupakan bulan politik. Jelas potensi untuk mengumpulkan massa ada di dalam agenda tahunan dan lima tahunan itu.

Masalahnya, Indonesia belum lepas dari status bebas dari wabah virus corona atau Covid-19.

Di Bontang telah terbit perwali no. nomor 21 tahun 2020 tentang pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19 di Bontang.

Dalam penerapan peraturan ini, sejatinya di Bontang sudah maksimal dalam membuat masyarakat sadar akan bahaya virus dari wuhan china tersebut.

Baca Juga :  Jokowi Nilai Bukit Soeharto Pas Sebagai Pengganti Ibukota Negara.

Namun, saat hari-hari puncak agenda perayaan itu. Tidak ada penjagaan ketat yang dilakukan. Tapi bentuknya pengawasan terhadap aktivitas warga Bontang.

Dikonfirmasi usai lakukan patroli pagi, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Ibnu Gunawan jelaskan kalau Bontang tidak ada instruksi khusus terkait pengawalan hari besar tersebut.

“Tidak ada pengawalan khusus di New Normal ini, kita hanya mengawasi. Memastikan masyarakat taat protokol kesehatan,” tegas Ibnu sapaannya, saat ditemui di loby kantor Satpol PP Bontang, di Halal Square, pada Sabtu (5/12) siang.

Baca Juga :  Dugaan ASN Terlibat Kampanye Terus di Dalami Bawaslu Kota Samarinda

Lebih lanjut, Ibnu terangkan sejak maret lalu, pihaknya rutin lakukan patroli pengawasan. Bersama dengan pihak pengamanan yang tergabung dalam tim gugus tugas Covid-19.

Diawal kerjanya, banyak warga yang terjaring dan diberikan sanksi sosial ketika melanggar prokes. Dalam sehari bahkan sampai 80-100 orang. Namun kini, sudah berkurang. Sampai di angka 8 orang saja setiap kali lakukan patroli.

“Masyarakat sudah mulai sadar, ini sudah banyak sekali penurunan,” lanjutnya.

Meski alami penurunan, dari penuturannya dijelaskan ketika tiba masanya agenda akbar tersebut. Tetap akan lakukan penertiban ketika didapati acara warga yang mengumpulkan banyak orang.

Baca Juga :  TPP Untuk Guru Dikaltim Kecil

Pihaknya terus lakukan koordinasi dengan pihak keamanan lainnya, untuk laksanakan operasi rutin.

“Rutin kita patroli di jalanan, cafe-cefe. Setiap hari. Pagi, Sore, Malam,” pungkasnya.

Informasi tambahan, saat ini update kasus Covid-19 di Bontang, 4 Desember 2020. Positif 1407, Sembuh 1238, Meninggal 27. (ESC)

What do you think?

10 Calon Kepala Daerah “Termiskin” berdasarkan LHKPN, Siapa Mereka?

Polres Bontang Ringkus Pelaku Penipuan Modus Mengurus Surat Ijin Niaga