BERI.ID – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) periode 2024–2029, Syahariah Mas’ud, secara tegas membantah isu yang menyebut dirinya bakal maju dalam bursa pemilihan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim masa bakti 2026–2030.
Klarifikasi ini muncul menyusul santernya kabar di media sosial yang menyebut nama Syahariah sebagai salah satu kandidat kuat dalam perebutan kursi nomor satu di lembaga otoritas olahraga Benua Etam tersebut.
Dengan nada lugas, ia menyatakan bahwa informasi yang tengah ramai diperbincangkan di jagat maya itu tidak benar dan termasuk kategori hoaks. Ia menegaskan tidak memiliki minat sedikit pun untuk terjun memimpin organisasi olahraga tersebut.
“Saya tidak berminat untuk maju. Isu yang beredar itu hoaks. Saya sadar diri jadi tidak akan terjun ke bidang itu,” Syahariah Mas’ud, Anggota DPRD Kaltim. Kamis, 14 Mei 2026.
Syahariah justru mempersilakan figur-figur lain yang memiliki kompetensi dan kualitas mumpuni untuk tampil ke depan membawa prestasi olahraga Kaltim ke arah yang lebih baik.
Ia pun menegaskan dukungannya kepada siapa pun yang kelak terpilih memimpin KONI Kaltim.
“Kita mendukung siapa pun yang menjadi Ketua KONI Kaltim. Jangan termakan isu-isu yang tidak benar,” katanya.
Sebelumnya, dinamika jelang pemilihan Ketua KONI Kaltim mulai memanas dengan munculnya tiga nama yang disebut-sebut mulai bergerilya mencari dukungan dari berbagai kalangan, yakni Alwy, Andre dan Sapto.
Isu pencalonan Syahariah sempat menjadi sorotan publik karena dikaitkan dengan narasi dinasti politik. Hal ini menyusul posisi anggota keluarga lainnya yang menduduki jabatan strategis.
Namun dengan adanya bantahan langsung ini, Syahariah berharap spekulasi liar yang berseliweran di media sosial dapat segera mereda. Ia mengajak semua pihak agar proses pemilihan Ketua KONI Kaltim berjalan secara sehat dan bermartabat, berlandaskan kualitas calon.
“Mari kita biarkan proses pemilihan Ketua KONI Kaltim berjalan secara sehat dan fokus pada kualitas calon yang ada. Siapapun yang akan menjadi, Ketua KONI. Maka dia harus memprihatkan kenerjanya karenan ini adalah tantangan ,” tutupnya. (Red)
