Terdampak Covid-19 Terminal Bus Bontang Sepi, Begini Kondisinya Sekarang

Danru Dishub Bontang Didiet Hardianto

BONTANG – Terminal penumpang bus Bontang, periode Desember ini sepi angkutan. Bahkan, keberangkatan bus perharinya hanya mencapai satu bus saja yang beroperasi.

Bulan ini termasuk puncak sepi-sepinya penumpang di terminal bus yang terletak di Kilo 6 tersebut. Sejak awal pandemi Covid-19 di Bontang, hal itu juga sudah dirasakan oleh pengelola terminal.

“Dari awal pandemi sudah terasa, satu hari pun cuma satu bis. Dua bis paling banyak perharinya,” ucap Komandan Regu Petugas Pemantauan Dishub Bontang Didiet Hardianto.

Lebih lanjut, Didiet menjelaskan menurunnya tingkat penumpang yang gunakan jasa transportasi ini, dikarenakan kebanyakan warga Bontang menggunakan jasa angkutan travel mobil taksi. Dan tidak sedikit pula, calon penumpang yang dimudahkan dengan penjemputan langsung ke rumah.

Baca Juga :  Terminal Type B Bontang Kurang Layak, Dishub Bontang Serahkan Ke Provinsi

“Kalau juga pakai kendaraan travel gitu, jarang yang naik dari sini. Paling langsung dijemput di rumah,” ungkapnya.

Setiap harinya, di terminal hanya kisaran 10 sampai 15 penumpang saja yang gunakan moda transportasi ini. Padahal saat ini sudah masuk puncak liburan akhir tahun.

Mayoritas penumpang yang gunakan transportasi ini juga hanya berdomisili di Bontang. Tidak ada penumpang yang berasal dari luar kota.

“Banyak yang sekolah di Samarinda, kuliah di Samarinda yang memang pulang kampung,” jelasnya.

Demikian pula dengan yang disampaikan Ketua Serikat Pekerja Terminal Andi Nur, yang mengungkapkan jika saat ini banyak armada bus yang tidak beroperasi.

Baca Juga :  Usaha Tanaman Hias (Norsery) yang Tetap Bermekaran Saat Badai Defisit Melanda Tanaman Manten Jadi Primadona

Hal itu terasa memang sejak bulan Maret, titik awal masuknya Covid-19 di Bontang. Menurutnya sejak saat itu pihak Dinas Perhubungan Bontang langsung membatasi aktivitas keluar masuk kota.

Sejak bulan Januari tembus di angka 6882 dan Februari penumpang yang masuk dan keluar mencapai 6331 penumpang. Periode bulan Maret tidak ada aktivitas yang tercatat.

Di dua bulan terakhir, yakni periode Oktober hingga November hanya mencapai 3868 penumpang. Turun hingga lima kali lipat dari perbandingan sebelum dilanda pandemi Covid-19.

Baca Juga :  388,5 Miliar Untuk Penanganan Covid-19 di Kaltim Disahkan

“Turun drastis sekali penumpang ini, makanya banyak armada yang menganggur ini. Satu armada aja yang keluar perharinya,” jelasnya.

Sebagai informasi, saat ini armada yang terdaftar di Terminal Bus Bontang antara lain; PO Bone Indah Jaya, PO Gelora Express Group, PO Arafat Transportasi, PO Perum Damri, PO Jahe Raya, PO Sapulidi Bersaudara, PO CV. Alfian. (ESC)

What do you think?

Kasus Karhutlah Menurun di 2020, Dibandingkan 2019 di Bontang

Begini Pesan Neni Moerniaeni Kepada Basri Rase, Sebagai Walikota Terpilih