Usai Konfercab GMNI Samarinda, Ini Kerja-Kerja Mendesak Pengurus Baru

SAMARINDA – Rampung sudah agenda konferensi cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang digelar sejak, Rabu (25/11) dan berakhir pada Kamis (26/11).

Agenda tertinggi di tingkat cabang organisasi penganut ideologi marhaenisme ini selesai setelah forum yang diisi delegasi 7 komisariat mencapai mufakat, memilih Bung Ricardo dari Komisariat Fisip Unmul sebagai ketua dan Bung M.Idham dari FEB Unmul sebagai sekretaris cabang periode 2020-2022 mendatang.

Bung Kardo, sapaan akrab ketua terpilih mengungkapkan bahwa agenda mendesak mereka saat ini ialah merampungkan struktur kepengurusan.

Baca Juga :  GMNI : Aktualisasi Pancasila Dalam Mewujudkan Tatanan Masyarakat yang Adil & Makmur¬†

“Secepatnya kami akan laksanakan perampungan struktur, agar program-program yang sudah dirumuskan bersama di konfercab kemarin bisa segera di eksekusi,” terang mantan ketua Komisariat Fisip Unmul ini.

Selain itu, menurutnya hal yang paling utama bagi barisan soekarnois ini tentunya memberikan kontribusi besar untuk gerakan-gerakan rakyat.

“pengawalan terhadap isu-isu kerakyatan tetap menjadi ciri khas bagi GMNI Samarinda nanti,”pungkasnya.

Ditambahkan oleh sekretaris terpilih, Bung Idham bahwa selepas perampungan struktur, selain kerja-kerja konsolidasi internal, GMNI Samarinda juga akan kembali fokus terhadap kerja-kerja yang dalam waktu belakangan ini tertunda.

Baca Juga :  Notes Hetifah Untuk Pendidikan

“Pembebasan tanpa syarat saudara-saudara kami, Ucup dan Firman menjadi salah satu kerja mendesak kami pasca konfercab,” jelasnya.

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia merupakan organisasi berazaskan ideologi yang dicetuskan oleh Presiden pertam RI, Ir. Soekarno. Didirikan pada tanggal 23 Maret 1954 dan hingga kini masih berdiri dengan ratusan cabang yang tersebar diseluruh Provinsi di Indonesia.(AS)

What do you think?

Soal Kasus Tambang Ilegal Di Kukar, Mabes Polri Sudah Limpahkan Kasus Ke Kejari Kukar

Bapera Kaltim Resmi Dilantik, Jadi ke-25 Dari 34 Provinsi di Indonesia