Waasops Panglima TNI Cek Kesiapan Satgas Yonif 611/Awang Long Yang Akan Bertugas Diperbatasan

Suasana pemeriksaan kesiapan Yonif 611/Awang Long yang akan melaksanakan tugas perbatasan di sektor selatan wilayah RI-PNG. Selasa, (22/12/2020). (Foto: Penrem 091/ASN)

SAMARINDA – Yonif 611/Awang Long menerima kunjungan dari Wakil Asisten Operasi (Waasops) Panglima TNI Marsma TNI Ir. Tedi Rizalihadi S., M.M., didampingi oleh Waasops Kasad Brigjen TNI E. Reza Pahlevi, Kasrem 091/ASN Kolonel Inf.

Triyono, S.Sos. berserta penjabat Kodam VI/Mulawarman dan Korem 091/ASN bertempat di Jln. Soekarno Hatta Km. 2,5 Loa Janan, Kutai Kartanegara dalam rangka memeriksa kesiapan Yonif 611/Awang Long yang akan melaksanakan tugas perbatasan di sektor selatan wilayah RI-PNG. Selasa, (22/12/2020).

Kegiatan ini diawali dengan penyambutan Waasops Panglima TNI Marsma TNI Ir. Tedi Rizalihadi S., M.M. didampingi oleh Waasops Kasad Brigjen TNI E. Reza Pahlevi berserta Tim Riksiapops Mabes TNI oleh para Perwira Yonif 611/Awang Long.

Baca Juga :  Tergopoh-gopoh, Setahun Jokowi-Ma'ruf Babak Belur Dihajar Pandemi

Kemudian dilanjutkan apel gelar pasukan memeriksa kesiapan personel serta materiil yang akan digunakan dalam penugasan.

Dalam kunjungannya Waasops Panglima TNI Marsma TNI Ir. Tedi Rizalihadi S., M.M. memberikan pengarahan 450 prajurit Yonif 611/Awang Long menyampaikan rasa haru dan bangganya atas persiapan tersebut.

“Saya bangga apa yang sudah kalian siapkan dan ditampilkan, memberikan keyakinan bahwa Batalyon Infantri 611/Awang Long siap melaksanakan tugas Pamtas RI – PNG yang insya Allah akan berangkat pada bulan depan,”ucapnya

“Saya mewakili Asops Panglima TNI mengucapkan terima kasih kepada seluruh pejabat Kodam VI/Mulawarman, Korem 091/ASN dan Mabesad yang telah mendukung kesiapan Batalyon Infanteri 611/Awang Long,”lanjutnya lagi.

Baca Juga :  Siapkan Donor Darah Plasma konvalesen Untuk Terapi Pasien Covid-19, Pangdam : Dapat Membantu Menyembuhkan Pasien Yang Terkontaminasi Covid-19

Didepan parjurit itu, Dirinya menyampaikan bahwa tugas adalah kehormatan, tidak semua prajurit mendapatkan kepercayaan untuk melaksanakan tugas operasi, untuk itu setiap prajurit harus mendedikasikan diri dalam melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.

Dirinya berharap, tugas yang diberikan bisa dilaksanakan dengan penuh keyakinan dan rasa tanggung jawab oleh seluruh prajurit.

“Jika keberhasilan dalam misi penugasan berhasil diraih tentunya Satgas Yonif 611/Awang Long akan pulang dengan membawa kebanggaan.” tegasnya.(Fran)

What do you think?

KPU Bontang Masih Menunggu Surat Keputusan MK Perihal Penetapan Pemenang Pilkada

11 Orang WBP Berkelakuan Baik peroleh Remisi Khusus Natal di Rutan Samarinda