Wisata Kaltim Masih Jadi Primadona, Puncak Kunjungan Bulan Agustus. Begini Penjelasanya ?

Beri.id, SAMARINDA – Jika berwisata di Indonesia, tentu banyak pilihan destinasi wisata yang disediakan setiap daerah, tawarannya pun beragam, mulai dari pantai, danau, perbukitan, kuliner hingga budaya.

Setiap daerah memoles destinasi wisatanya pun dengan cara unik, agar bisa memikat para wisatawan. Demikian halnya juga di Kaltim.

Mungkin tidak semudah kemudian Kaltim dapat menjadi pilihan bagi wisatawan, tetapi bagi penikmat wisata Natural. Kaltim masih menjadi primadona bagi para wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

Kaltim memiliki hewan endemik yang berkeliaran secara bebas dialam liar, itu adalah hal unik menjadi buruan wisatawan.

“Kaltim memiliki berbagai mamalia Endemic seperti Orangutan , pesut dan lain lain. Kebanyakan yang suka dengan wisata yang natural akan memilih kaltim sebagai tujuan wisata,” Papar Awang Jumri, Ketua Biro Organisasi DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kaltim, kepada Beri.id saat dikonfirmasi pada, Rabu (31/07/19)

Dari pengalamannya sebagai pemandu wisata, Ia menceritakan, ada beberapa tempat yang tidak lepas dari kunjungan wisata seperti Ke jalur Mahakam, Kota Bangun, Muara Muntai, Mancong, Tanjung Isuy, Melak , sampai dengan Ujoh Bilang.

“Bahkan banyak juga Kawan kawan pemandu lain yg di hire sampai ke Jalur Jalur Riam Panjang , Tiong Ohang dan desa desa hulu mahakam lainnya,” ungkapnya.

Selain itu ada lagi ke Sangatta, Tenggarong , Samarinda,  Bontang , Wahau sampai dengan Berau.

Namun kata Jumri, ada waktu tertentu menjadi puncak membludaknya wisatawan. Disebutnya seperti bulan Juli dan Agustus.

“Karena dua bulan tersebut dikatakan sebagai “Peak Season”. Maka tak heran biasanya para Pemandu Wisata yang tergabung dalam HPI Kaltim, hilir mudik memandu para tamu yang berkunjung, Agustus ini aja saya sudah enam grup wisatawan yang akan dipandu,” bebernya

“biasanya bulan itu juga puncaknya tamu Eropa datang ke Kaltim karena di sana bertepatan dengan Summer nya ( Musim Panas ) Wisatawan Mancanegara, dan biasanya pada Musim Summer ini banyak wisman yg memilih berlibur ke luar negara mereka termasuk ke Indonesia,” sambungnya lagi.

Dirinya pun berharap agar masyarakat Kaltim makin sadar bahwa Potensi Destinasi Pariwisata Kaltim ini bisa lebih baik kalau kemudian bisa dijaga bersama. Sederhananya tidak membuang sampah sembarangan.

“Ada beberapa kali dalam perjalanan memandu para tamu Eropa, mereka menggeleng kepala saat melihat kebiasaan orang Indonesia yang suka buang sampah sembarangan bahkan dari mobil saat sedang jalan,” tutupnya. (Jifran)

What do you think?

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

APBD Perubahan 2019 Disahkan, Alami Kenaikan Dari PAD Kaltim

Club Sepak Bola Indonesia U-12 Bertolak Ke Cina, Samarinda Sumbang Dua Pemain