Bantuan Total 3 Milyar Dari Pemkot Bontang Masih Akan Dikaji

Anggota Komisi II DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang saat dimintai keterangannya terkait hasil rapat bersama dengan Diskop UKMP perihal bantuan 3 M dari Pemkot

BONTANG – Rencana Pemkot Bontang untuk gelontorkan dana sebesar 3 Milyar, untuk pedagang pasar yang jadi korban kebakaran masih akan dipertimbangkan.

Penggunaan dana Belanja Tak Terduga (BTT) di anggap masih kurang tepat.

Anggota Komisi II DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang mengusulkan agar pemerintah lebih baik menggunakan anggaran dari biaya pemulihan ekonomi untuk bencana alam dan musibah.

“Jangan pake anggaran untuk pemulihan ekonomi. Pake anggaran untuk darurat,” ungkapnya saat ditemui di Gedung DPRD Bontang, Senin (15/2).

Pertimbangannya, dana BTT seharusnya digunakan untuk keperluan bantuan masyarakat di tengah masa pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Liga Harbi Akan Pertandinkan 36 Team Dari Tiga Kategori Usia

Jika di paksakan, ke depan akan muncul lagi polemik baru di antara pedagang pasar.

“Semua yang terdampak virus corona punya hak. Artinya kalau pakai dana pemulihan ekonomi harus dikasih dua kali. Dana santunan kebakaran dan Covid-19,” ujar BW sapaannya.

“Kalau pakai BTT bisa saja terjadi kecemburuan sosial di antara pedagang,” imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Diskop UKMP Bontang Asdar Ibrahim mengatakan rencana Pemkot Bontang memberikan bantuan kepada pedagang pasar masih akan dikaji terlebih dulu.

Pasalnya, adalagi kategori yang harus terpenuhi agar pedagang bisa mendapatkan bantuan dari Pemkot.

Baca Juga :  Pilkada Bontang, Makna Nomor Urut Menurut Paslon

“Regulasi itu masih diolah bagian hukum,” ucapnya.

Dari hasil rapat bersama dengan DPRD Bontang, adapun usulan yang di berikan kepada pedagang yang lapaknya terbakar 100 persen akan akan dapat bantuan sebesar Rp 3 juta.

Sementara yang mengalami kerusakan 50 persen, akan diberikan bantuan sebesar Rp 1,5 juta. Bagi lapak yang tidak terbakar namun terkena dampak, juga akan diberi Rp 750 ribu.

“Kami masih mengajukan, untuk hasil nantoi tunggu bagian hukum,” tambah Asdar.

Untuk diketahui, dari data yang diterima dari Diskop UKMP Bontang. Terdapat total 596 pedagang yang miliki lapak di Pasar Citra Mas. Sejumlah 149 lapak yang tidak terbakar. Terdapat sebanyak 447 lapak yang lapaknya habis terlalap api. (ESC)

What do you think?

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Salurkan Bantuan, DPC LBN Bontang Serahkan Kebutuhan Pembangunan Pasar Sementara

Terus meningkat Angka Kematian Pasien Covid-19 Di kota Balikpapan