Berlangsung Meriah, Agenda GenBI Kaltim Bertajuk Lingkungan Disambut Antusias Masyarakat

Beri.id, SAMARINDA– Generasi Baru Indonesia (GenBI) Kaltim menggelar agenda bertajuk Bersih Indonesia 2019, di sungai Karang Mumus, Samarinda, pada Sabtu (2/11/2019).

Berbagai macam agenda dihelat sejumlah mahasiswa penerima beasiswa dari Bank Indonesia ini.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, sejumlah kegiatan yang dilaksanakan juga berwawasan lingkungan.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh GenBI ini diantaranya penyerahan bibit tanaman ke lima sekolah, cek kesehatan gratis, lomba perahu pemungutan sampah.

Tidak hanya itu dalam acara juga dimeriahkan dengan penampilan pentas dangdut yang menghibur para masyarakat dan peserta lomba yang tengah berada dilokasi. Selain itu juga talk show tentang lingkungan.

Lomba memungut sampah menggunakan perahu

Ketua panitia penyelenggara Dwi Putri Barokah mengatakan, capaian dari acara ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat suapaya sadar akan bahaya sampah yang di produksi ketika membuangnya secara sembarangan.

“Hari ini kami bukan menghabiskan sampah, tapi menghabiskan budaya masyarakat dalam membuang sampah sembarangan” ucapnya.

Dwi menyebutkan, kompleksitas permasalahan sampah di kota tepian ini masih menjadi momok yang menakutkan. Bahkan masalah sampah tengah menjadi masalah Nasional. Saat ini Indonesia berada di peringkat ke-2 sebagai negara penghasil sampah terbanyak.

“Maka dari itu kami melakukan pemungutan sampah langsung di sungai, menggunakan perahu agar dapat menstimulus masyarakat tentang buruknya dampak sampah yang di buang kesungai. Akan memunculkan bau tak sedap, dan lain sebagainya” lanjutnya.

Dirinya juga mengatakan bahwa kesadaran masyarakat tentang lingkungan masih perlu ditingkatkan lagi. Menurutnya sungai yang mestinya menjadi aspek penting dalam kehidupan tetapi malah dijadikan sebagai tempat pembuangan akhir.

“Sungai ini sebenarnya adalah sumber air dan sumber kehidupan kita, yang memang harus benar-benar kita jaga. Tapi ini malah dijadikan sebagai tempat pembuangan akhir, padahal kita kita hidup dari sungai”, Pungkasnya.

Acara ini pun mendapat respon positif dari masyarakat sekitar Sungai Karang Mumus. Mereka menyambut dengan antusias gelaran agenda mahasiswa ini.

Salah seorang warga Ibu Rachmawati berharap agar agenda serupa terus dilakukan. Menurutnya kita masyarakat tidak perlu menunggu pemerintah bergerak terlebih dahulu selama kegiatan itu memberikan dampak positif.

“Melihat anak-anak yang mengikuti lomba menjadi hiburan tersendiri, ada yang cek kesehatan gratis juga sangat membantu warga sekitar yang belum sempat untuk cek kesehatan di Rumah Kesehatan,” tuturnya.

Menurutnya dengan terselenggaranya acara edukasi seperti ini kmembuat masyarakat sadar. “oh iya kita harus berbuat begini,”Tutupnya.

(Esc/*)

What do you think?

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Bimtek Libatkan Pelaku Pariwisata Kaltim, Hetifah: Ini Langkah Majunya Pariwisata Kaltim

Tengok Persiapan Pengembangan Pariwisata Kaltim Sambut IKN