Diduga Korsleting Listrik, 4 Rumah Warga di Gunung Malang Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, 4 Rumah Warga di Gunung Malang Terbakar
Diduga Korsleting Listrik, 4 Rumah Warga di Gunung Malang Terbakar

BALIKPAPAN – Sebanyak 4 rumah warga di kawasan Gunung Malang, tepatnya di Jalan Mayjend Sutoyo RT 44, Kelurahan Klandasan Ilir, Balikpapan Kota terbakar Kamis (15/7) sore. Saksi mata mengatakan, diduga kebakaran terjadi akibat hubungan pendek arus listrik atau korsleting.

Diketahui, pertama kali kobaran api dilihat oleh seorang warga bernama Halimah. Saat kejadian Halimah baru saja menunaikan ibadah salat Ashar.

” Di loteng mas saya lihat ada api keluar, rumah saya pas disampingnya,” terang Halimah, salah satu saksi mata.

Saat kebakaran terjadi rumah dalam kondisi kosong kobaran api langsung  membesar lantaran material bangunan terbuat dari kayu.

” Rumah saya di sampingnya aja yang terbakar,” imbuhnya.

Dari informasi yang dihimpun, api mulai berkobar sekira pukul 15.00 Wita, dari salah satu rumah bernomor 55, yang diketahui milik seorang warga bernama Sunarni.

“Awalnya saya dengar kayak suara kucing. Tapi nggak lama, ada asap masuk rumah. Baru anak saya masuk, kasihtau ada api di rumah tetangga,” ungkap Halimah.

Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri yang mendapat informasi beserta relawan lainnya langsung menuju lokasi untuk berupaya memadamkan api.

Kepala BPBD Kota Balikpapan, Suseno mengungkapkan pihaknya menerjunkan sekitar 10 unit pemadam yang dibantu oleh instansi lain, seperti Brimob Polda Kaltim, PDAM dan TNI. Api pun akhirnya bisa dikuasi petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 16.30 Wita.

“Yang terbakar habis 1 bangunan, yang terdampak kanan-kiri-belakang sekitar 3. Ini baru data sementara ya,” ujar Suseno. (Min)

Gubernur Riau Drs H Syamsuar, MSi

Gubernur Riau Minta Semua OPD Aktif Dalam Kampanye dan Antisipasi Covid-19

Rutan Samarinda Pastikan Narapidana Kebagian Hewan Kurban dan Remisi Umum Kemerdekaan

Rutan Samarinda Pastikan Narapidana Kebagian Hewan Kurban dan Remisi Umum Kemerdekaan