Ini Pesan Andi Harun Dipengukuhkan Forum Puspa Bungah Gerecek

Walikota Samarinda Andi Harun Dorong Pengurus Forum Puspa Bungah Gerecek Agar Terlibat Aktif Advokasi tindak pidana kekerasan perempuan dan anak.

Walikota Samarinda Andi Harun Saat mengukuhkan Pengurus Forum Puspa Bungah Gerecek
Walikota Samarinda Andi Harun Saat mengukuhkan Pengurus Forum Puspa Bungah Gerecek

SAMARINDA – Wali Kota Samarinda Andi Harun mengukuhkan Forum Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa) Bungah Gerecek Kota Samarinda pada, Jum’at (12/3) dirumah jabatan walikota Samarinda.

Andi Harun menyampaikan Forum Puspa Bungah Grecek ini bisa menjadi jembatan antara Pemerintah dan Masyarakat. Sehingga dapat mengoptimalkan kualitas hidup dan peran perempuan serta manfaat, kontrol, partisipasi pembangunan terutama di bidang politik dan ekonomi.

“Saya menyambut baik keberadaan forum ini, karena sejalan dengan rencana pembangunan pemerintah dalam program pemberdayaan masyarakat,”ungkapnya.

Selain itu dia juga menilai keberadaan forum ini bakal menjadi bagian dari percepatan pencapaian program unggulan Kementrian PPPA yaitu Three Ends.

Baca Juga :  Ibukota Banjir, Fraksi Golkar Ingin Ada Bankeu Dari Pemprov di APBD-P 2019

Three Ends sendiri merupakan upaya mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, juga upaya akhiri perdagangan manusia serta kesenjangan ekonomi.

Olehnya ia meminta agar Forum PUSPA Bunga Gerecek dapat memberikan perhatian dalam aktivitas advokasi tindak pidana kekerasan perempuan dan anak.

Apalagi menurut Andi Harun, banyak eksploitasi perempuan dan anak yang terjadi di sekitar masyarakat.

Eksploitasi itu disebutkan berupa pemanfaatan perempuan dan anak untuk mengemis oleh oknum tak bertanggung jawab.

Dia mencontohkan seperti ibu – ibu yang mengemis sambil menggendong anaknya dan anak – anak yang masih duduk di bangku sekolah mengemis di beberapa lampu merah di Kota Samarinda.

Baca Juga :  Pastikan Hak Konstitusi Masyarakat, Masykur Sarmian Sosialisasikan Perda Penyelenggaraan Bantuan Hukum

“Saya melihat ini sesuatu yang terorganisir. Oknum ini memperdagangkan mereka sehingga mereka kehilangan kesempatan untuk sekolah dan meniti masa depan,” terangnya.

Dikatakan Andi Harun, dalam memerangi eksploitasi dan kekerasan perempuan dan anak, pemkot sangat membutuhkan partisipasi publik.

“Perlu partisipasi/keterlibatan semua pihak bukan hanya sesama Lembaga Pemerintah namun juga Lembaga Masyarakat, dunia usaha, akademisi, lembaga profesi dan media untuk turut berperan dan terlibat aktif dalam pembangunan PPPA, dalam upaya mempercepat pencapaian Three ends,”tutur Andi Harun. (Fran)

Report

What do you think?

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Kabar Baik ! PPKM Jilid Lima Diberlakukan, Berlaku 10 Hari

Kasat Reskrim Polres Samarinda, Kompol Yuliansyah

Dua Pelaku Tambag Ilegal Dekat Makam Covid di Samarinda Dibekuk