beri.id

Jadwal Pelantikan Pengda JMSI Kaltim dan Seminar Nasional Diundur

Ada sejumlah rangkaian kegiatan dalam pelantikan, rencananya akan dihadiri ketua KPK Firli Bahuri

BONTANG – Jadwal Pelantikan Pengurus Daerah (Pengda) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) mengalami pergeseran. Sejatinya pelantikan tersebut akan berlangsung pada 18 Juni 2022.

Dijadwalkan pelantikan JMSI Kaltim dirangkai dengan seminar nasional yang akan dihadiri Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri sebagai keynote speaker, agenda lainya yaitu jalan sehat.

Ketua JMSI Kaltim Mohammad Sukri mengatakan bahwa perubahan jadwal ini disebabkan lantaran Ketua KPK Firli Bahuri di waktu yang sama ada kegiatan yang bersamaan dan tidak bisa diwakilkan.

“Kegiatan pelantikan JMSI Kaltim yang dirangkai dengan seminar nasional dan jalan sehat ada pergeseran waktu karena disebabkan ketua KPK ada kegiatan yang bersamaan sehingga tidak bisa diwakilkan,” kata Ceo MSI Group itu di Kantor Perwakilan infosatu.co Jalan Kutai ll Kota Bontang.

Sukri berharap dengan pergeseran jadwal tersebut seluruh pihak dapat mengambil sisi positif dan diharapkan seluruh pantia dapat bekerja lebih keras lagi guna mematangkan segala sesuatunya.

“Kita di jadwalkan oleh sekretariat KPK melalui Ketua Umum Teguh Santosa pada tanggal 16 Juli 2022, akan dilaksanakan pelantikan JMSI Kaltim dan seminar nasional,” tuturnya.

Ia juga mengucapkan permohonan maaf kepada sponsorship lantaran adanya perubahan jadwal kegiatan pelantikan dan seminar nasional yang mana semestinya akan dilaksanakan pada 18 Juni 2022.

“Namun karena hal-hal yang tidak bisa diprediksi maka saya sebagai Ketua JMSI Kaltim mengucapkan permohonan maaf sedalam-dalamnya atas perubahan jadwal,” pungkasnya.

Dikatakan Sukri, selain acara pelantikan dan seminar nasional, panitia juga menggelar ujian kompetensi wartawan(UKW), pada 21 s/d 23 Juli 2022, dengan bekerjasama dengan UPN Jogyakarta.

“Ini merupakan program pertama JMSI Kaltim menggelar uji kompetensi wartawan angkatan pertama bekerjasama dengan UPN Jogyakarta,”jelasnya. (*)