Kelurahan Mentawir Jadi Objek Kedua Kunjungan Jurnalistik Proklim

Beri.id, SAMARINDA– Kelurahan Mentawir, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menjadi lokasi kedua pada Pelaksanaan kunjungan jurnalistik Program Kampung Iklim (Proklim).

Proklim ini biasa juga disebut Program pengurangan emisi karbon berbayar  Forest Carbon Partnership Fasility (FCPF) Carbon Fund, kunjungan itu berlangsung pada, jumat (25/10/2019)

Konsultan Depelovment Social FCPF Carbon Fund mengatakan bahwa FCPF ini merupakan media atau alat interaksi program antara pemangku kepentingan.

“di Kaltim misalnya antara Visi Kaltim ‘Berani Untuk Kaltim Berdaulat’, Proklim, masyarakat, dan pemangku kepentingan terkait lain.” Ucapnya saat agenda pengarahan menuju keberangkatan.

Agenda kunjungan tersebut dikomandoi langsung oleh Team Biro Humas Setprov Kaltim, yakni Kasubag Publikasi Inni Indarpuri dan Kasubag Data, Huseni Labib.

Sesuai agenda perjalanan diawali dengan mengunjungi Destinasi Wisata Alam Bukit Bengkirai terlebih dahulu yang berlokasi di Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Selain bisa menikmati dan bersentuhan langsung pada alam,ataupun berwisata sambil belajar mengenal alam hingga menjaga alam. Awak media juga diajak mengeksplorasi keindahan hutan beserta keanekaragaman hayati di dalam kawasan Hutan Tanaman Industri milik PT Inhutani itu.

“Kenapa ketempat wisata hutan bukit bengkirai karena ini berkaitan dengan desa yang jadi objek Kunjungan Proklim kali ini.” ucap Inni Indarpuri

Lebih lanjut Inni mengatakan kunjungan ini juga merupakan tindak lanjut workshop peningkatan pemahaman terkait program FCPF Carbon Fund yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu.

“sesuai program kan bagaimana kita mengenalkan dan belajar kembali soal emisi karbon, pelestarian hutan dan sumber-sumber alam yang berpotensi baik untuk kita jaga dan kita eksplor kekayaannya.” Tutupnya.

(Arm).

What do you think?

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Sambut Baik Rencana Calender Event Kota Samarinda, HPI Kaltim Berharap Dilaksanakan Secara Konsisten

Menyoal PAD Kaltim, Reza Fachlevi: Pajak Alat Berat Juga Harus Dioptimakan