KSOP Bontang Berikan Sikap Terhadap Rencana Dijadikannya Pelabuhan Lok Tuan Sebagai Terminal Batu Bara

Kasi Lalu Lintas Angkatan Laut dan Usaha Kepelabuhanan KSOP Bontang, Agus Suyanto, saat ditemui awak media di kantornya untuk menjelaskan sikapnya terhadap rencana Pelabuhan Lok Tuan sebagai terminal batu bara

BONTANG – Soal rencana dijadikannya pelabuhan umum Lok Tuan sebagai lokasi bongkar muat batubara yang banyak memunculkan polemik di tengah masyarakat, turut menjadi perhatian pihak Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Bontang.

KSOP Bontang secara tegas menolak, dengan rencana tersebut. Pasalnya sejauh ini belum pernah ada koordinasi yang di bangun antara PT. Pelindo IV Cabang Bontang, bahkan dari pihak pemerintah.

Menurut Kasi Lalu Lintas Angkatan Laut dan Usaha Kepelabuhanan KSOP Bontang, Agus Suyanto, mengatakan bahwa rencana pelabuhan Lok Tuan sebagai terminal batu bara adalah muatan yang bersifat khusus. Sehingga perlu adanya kajian yang lebih mendalam terkait itu.

“Tidak bisa seenaknya langsung dibuat seperti itu, bahaya untuk masyarakat sekitar,” ucapnya, saat ditemui awak media, di KSOP Kelas II Bontang, Tanjung Laut Indah, Bontang Selatan.

Baca Juga :  Masa Sulit Ditengah Pandemi, PHK Merambat Kesektor Pariwisata

Agus sapaanya, juga menjelaskan bahwa selama ini pelabuhan umum di Lok Tuan hanya diperuntukkan bagi aktivitas pelabuhan berupa, naik turun penumpang umum pelabuhan, bongkar muat cargo, peti kemas, dan barang campuran lainnya.

Tidak pernah di fungsikan sebagai aktivitas bongkar muat batu bara.

“Untuk saat ini, bisa dilihat sendiri. Tidak ada conveyor, ataupun dermaga rampdoor untuk truk loosing,” ungkapnya.

Selain itu, dirinya juga menambahkan bahwa hingga saat ini tidak ada kapal besar, apalagi kapal jenis tongkang yang bersandar di pelabuhan tersebut. Hal itu diperhitungkan melalui pasang surutnya air laut yang cukup tinggi. Ditambah lagi biota laut yang juga akan terancam, jika dengan adanya keberadaan kapal tongkang tersebut.

Baca Juga :  Nambang Secara Ilegal, Dua Warga Kukar Ditahan. Permahi Sebut Semua Yang Terlibat Harus Ditahan

Ditambah lagi dengan letak pelabuhan tersebut, berdekatan dengan pemukiman masyarakat yang tinggal di Lok Tuan. Maka akan mengancam kesehatan masyarakat disekitar tempat tersebut.

“Pelabuhan itu berdampingan dengan pemukiman warga, sehingga tidak memungkinkan ada aktivitas bongkar muat batu bara di lokasi tersebut,” tegasnya.

Atas isu yang beredar dimasyarakat ini, pihaknya tetap menenangkan masyarakat untuk tetap tenang.

Pihaknya mengklaim sejauh ini, aktivitas di pelabuhan tersebut tetap masuk dalam pengawasan yang ketat. Tidak ada kapal yang sandar di bawah standar yang telah ditetapkan oleh KSOP Bontang.

Baca Juga :  KNPI Kaltim minta Kejati dan Polda Periksa Pemprov Kaltim

“Kami pastikan bahwa barang yang akan dibongkar di Pelabuhan Umum Lok Tuan tidak akan menimbulkan pencemaran disekitar wilayah pelabuhan,” tandasnya. (Esc)

Report

What do you think?

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Jatam Kaltim, Tegas Menolak Pelabuhan Lok Tuan Bontang Dijadikan Terminal Batubara

Polantas Polres Bontang Olah TKP pada Kecelakaan Pick Up vs Motor, Kasat Lantas : Supir Lalai