PRIMA, Partai Baru Yang Digadang-gadang Sebagai Kekuatan Politik Alternatif

Farhan Dalimunthe, Juru bicara partai rakyat adil makmur (Prima). (istimewa)

SAMARINDA – Partai rakyat adil makmur, yang kemudian disingkat PRIMA, belakangan muncul sebagai partai yang di proyeksikan untuk ikut bertarung di pemilu 2024.

Partai ini di gagas dan didirikan oleh ratusan aktifis lintas sektoral dan generasi milenial di Jakarta sejak tahun 2020.

Juru bicara Prima Farhan Dalimunthe mengatakan, sesuai namanya, partai ini berjuang mewujudkan masyarakat adil dan makmur sesuai sila ke lima Pancasila dan cita-cita yang sudah diletakkan para pendiri bangsa.

“Gagasan pendirian partai ini berangkat dari kegelisahan melihat kondisi demokrasi dan kesenjangan yang semakin melebar dinegeri ini,”ungkapnya.

Baca Juga :  Mulanya Kumuh, Kini Disulap Jadi Kampung Pelangi

Menurut dia saat ini ada segelintir orang yang menguasai aset hampir 50%, sementara mayoritas rakyat lainnya hidup seadanya dan mereka ini berkuasa bukan cuma dilapangan ekonomi tapi juga mendominasi dilapangan politik, demikian dsebut oligarki.

Farhan menjelaskan, saat ini pihaknya sedang fokus menyelesaikan struktur kepengurusan di semua propinsi, kabupaten/kota sampai ketingkat kecamatan.

“Targetnya kami akan selesaikan semua itu sebelum launching partai dan kepengurusan di bulan mei tahun ini,”jelasnya.

Dia berharap PRIMA bisa menjadi pilihan alternatif bagi rakyat ditegah semakin menguatnya oligarki dan dinasti politik.

Baca Juga :  Calon DPD RI Mengerucut 27 Orang

“Walaupun kami sadar, politik liberal dan berbiaya mahal ada tantangan bagi partai yang didirikan tanpa mengandalkan cukong. Karenanya, kami mengajak semua aktifis gerakan sosial, dan tokoh yang berpandangan sama untuk bersatu menjadikan PRIMA rumah besar perjuangan melawan oligarki,”tuturnya.(Fran) 

What do you think?

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Sapma Bontang Dorong Pemerintah, Segera Berikan Solusi Bagi Pedagang Korban Kebakaran

Perusahaan Pastikan Kapal Yang Meledak di Pulau Atas Tak Bermuatan