Sambut Pemindahan Ibukota Negara, Lampu Runaway Bandara APT Pranoto Ditarget Rampung Akhir Tahun

Beri.id, SAMARINDA – Bandara APT. Pranoto Samarinda kini tengah bersiap menyambut Ibukota Negara (IKN) yang baru, Usai ditetapkan Kaltim sebagai lokasi IKN oleh Presiden Joko Widodo.

Samarinda menjadi kota penyangga dari lokasi yang disebutkan. Sementara Bandara APT. Pranoto Sejak beroperasi dari bulan Mey 2018 lalu, belum juga tersedia lampu runway (AFL) dan lampu Apron (Flood Light).

Padahal itu cukup membantu pesawat secara visual dalam hal landing dan take off. Penyebabnya, apabila terjadi cuaca buruk seperti kabut, dan hujan yang lebat maka delay akan terjadi atau bahkan divert atau pengalihan pendaratan ke balikpapan.

Menyambut pemindahan Ibukota, Pihak Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) APT. Pranoto Samarinda pun tidak berdiam diri.

Dodi Dharma Cahyadi, Kepala Bandara APT. Pranoto Samarinda mengatakan pengadaan Lampu Runway (AFL) dan Flood Light sendiri telah di setujui melalui Dana Optimalisasi oleh Kementerian Perhubungan, total dana sebesar 12 Miliyar untuk pengadaan AFL dan 2.48 Miliyar untuk pengadaan Flood Light.

“Untuk proses saat ini sudah mulai persiapan, karena sudah mendapatkan pemenang lelang untuk proyek tersebut, insya allah bulan September sudah mulai pengerjaan” ucap Dodi, Rabu (28/08/19).

Dodi Dharma Cahyadi juga memastikan, proyek tersebut akan selesai di akhir tahun 2019, kelengkapan AFL mulai dari lampu runway, lampu apron, lampu taxiway serta PAPI light di ujung runwag 04.

“Itu bakal terpasang sempurna selambat-lambatnya Desember 2019 mendatang,” ucapnya.

Disebutnya Kelengkapan AFL sangat krusial bagi bandara yang kini mencatat kepadatan penumpang rata-rata 3.900 orang setiap harinya.

Untuk diketahui Bandara APT. Pranoto saat ini sudah melayani 46 pergerakan pesawat yang take off maupun landing di Bandara tersebut setiap harinya, jumlah penumpang pun mengalami kenaikan di setiap bulannya, tercatat kenaikan mecapai 10.4% perbulannya dimana sampai dengan bulan Juli 2019 Bandara APT. Pranoto mampu melayani 661.426 penumpang baik yang datang maupun berangkat. Dan 6.544 pergerakan pesawat.

Dengan peningkatan itu, keberadaan AFL sebagai alat bantu pendaratan visual untuk pesawat udara disebut sangat membantu memberikan guidance bagi pesawat yg akan mendarat maupun berangkat.

“khususnya pada malam hari dan cuaca di bawah standard penerbangan dan juga akan memberikan dampak mengurangi atau meminimalis pesawat yang divert yaitu istilah lain adalah melaksanakan pengalihan ke bandara lain yang terdekat. membantu pilot bukan saja saat datang malam hari dan cuaca buruk , tetapi juga bisa membantu saat pesawat udara akan berangkat di pagi hari dalam keadaan berkabut dan jarak pandang minimum,” Tutur Dodi.

Presiden Joko Widodo telah menyebutkan Kaltim sebagai lokasi Ibukota Negara (IKN) yang baru. Disebutkan lokasinya di sebagian wilayah Kutai Kartanegara (KUKAR) dan sebagian lainya di Penajam Pasir Utara (PPU). (*)

What do you think?

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Orangutan Goes To School, Bentuk Dukungan BCA Dalam Pelepasliaran Orangutan

Titik Kawasan Ibukota Negara Segera Akan Ditentukan