Tim Satgas Covid-19 Memantau PPKM mikro Kelurahan Graha Indah dan Gunung Samarinda

BALIKPAPAN – Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Lingkungan Kelurahan Ghara Indah khususnya di RT 24 dan RT 25 Perumahan Taman Sari dan Kelurahan Gunung Samarinda khususnya RT 51 kecamatan Balikpapan Utara dinilai berhasil menurunkan angka kasus aktif Covid 19 secara signifikan dan bisa diterapkan di seluruh kelurahan di Kota Balikpapan

Sehingga Kedua kelurahan tersebut khususnya di RT 24, 25 dan 51 ini membentuk Posko penanganan Covid-19 yang diberi nama kampung siaga covid-19.

Dalam pertemuan Rombongan Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di RT 51 Gunung Samarinda, Ketua Lembaga Pemperdayaan Masyarakat (LMP) Halili Adi mengungkapkan bahwa PPKM Mikro di Lingkungan RT 51 Kelurahan Gunung Samarinda menerapkan dan mengaktifkan sistem keamanan warga yakni
Wajib lapor 1 kali 24 jam bagi tamu bukan warga tetap, cek kesehatan setiap tamu yang datang, imbau warga untuk sementara tidak menerima tamu dari luar daerah, menghimbau warga untuk menggunakan alat makan dari rumah jika membeli makanan dari pedagang keliling, menghimbau para warga untuk selalu menggunakan masker, membentuk satuan keamanan untuk menjaga kemungkinan terbentuk akibat covid 19. Serta warga selalu koordinasi dengan pihak keamanan setempat

“Kami mendukung dengan adanya PPKM Mikro sehingga kami menghimbau warga Keluarga gunung samarainda untuk selalu menggunakan Masker, bahkan kami juga telah menerapkan Sabtu Minggu lock download,” kata Halili Adi.

Baca Juga :  Alumni MTsN Samarinda : Mari Bersama Gotong Royong Menghentikan Teror Wabah Covid-19

“Kami memiliki petugas keamanan yang selalu memantau warga yang keluar masuk, siang malam petugas keamanan menjaga, kalau malam hari ada delapan portal kami tutup kecuali satu untuk pintu keluar masuk warga. Dimulai dari jam 20.30 portal sudah ditutup.” ungkapnya lagi.

Halili Adi juga mengungkapkan dii Lingkungan kami sempat memiliki 12 kasus terkonfirmasi positif, bahkan satu ada yang meninggal dunia yang berasal dari kluster tambang. Dan kini tinggal satu orang masih isolasi mandiri.

“Ada 12 kasus terkonfirmasi positif, bahkan satu ada yang meninggal dunia yang berasal dari kluster tambang. Dan kini tinggal satu orang masih isolasi mandiri.”ungkap Halili

Baca Juga :  Harla S1 PIN Sajikan Debat Calon Legislatif Provinsi

“Ditempat kami ini belum ada rumah isolasi, karena.belum ada warga.yang rumahnya dijadikan rumah isolasi.” Ujarnya

Ketuan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan berterima kasih kepada warga RT 51 gunung Samarinda yang telah mengikuti program pemerintah yakni PPKM Mikro.

“Mudah-mudahan di.kota Balikpapan akan menurunkan jumlah yang terkonfirmasi Covid-19.” terang Rizal.

Kemudian Tim Satgas Covid-19 Kota Balikpapan memberikan 100 masker kain dan empat kotak masker medis kepada ketua Ketua LMP Gunung Samarinda. (ST)

Report

What do you think?

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Sutomo Jabir Sambangi Nelayan Di Bontang, Ini Aspirasi Warga Pesisir

Jatam Kaltim, Tegas Menolak Pelabuhan Lok Tuan Bontang Dijadikan Terminal Batubara