Vaksinasi Dosis Kedua, Penyintas tak Dapat Jatah

Proses penyuntikan vaksinasi Dandim 0908/BTG Letkol Arh. Choirul Huda. (Sulaiman/beri.id)

BONTANG – Pemkot Bontang melalui tim Satgas Covid-19 Bontang kembali lakukan vaksinasi dosis kedua, di Public Safety Center, Jalan Monamas, Bontang Utara.

Vaksinasi langsung dilakukan oleh dua tenaga medis, yang di tugaskan untuk langsungkan penyuntikan kepada tokoh-tokoh yang sudah sudah lakukan vaksinasi dosis pertama pada Rabu (27/1) bulan lalu.

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Bontang Jamila Suyuthi mengatakan, penyuntikan vaksin dosis kedua ini sebagai penuntasan prosedur yang dianjurkan dalam dunia medis.

Sehingga dapat menumbuhkan herd immunity atau sistem kekebalan imun tubuh, sehingga dapat menangkal penyebaran virus Corona.

Baca Juga :  Kelanjutan Kasus 2 Mahasiswa Tersangka Aksi Omnibus Law di Samarinda, Masuki Sidang Perdana

“Dosis kedua sebagai booster, agar herd imunity dapat segera terbentuk” ujar Jamila.

Pun begitu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Adi Permana mengatakan bagi relawan yang kemarin sudah diberikan vaksin, kemudian dinyatakan positif Covid-19.

Maka dinyatakan tidak dapatkan jatah penyuntikan di dosis kedua ini.

“Kebijakan tetap sama, penyintas yang sudah dapat vaksin pertama kemudian positif Covid. Tidak akan disuntik,” ucapnya.

Sementara itu, Dandim 0908/Bontang Letkol Arh Choirul Huda yang mendapatkan giliran vaksin dosis kedua. Katakan kalau vaksinasi kali ini dirasa sedikit nyeri. Namun tidak menyisakan rasa sakit yang berarti.

Baca Juga :  Vaksin Sinovac Masuk Lagi di Bontang, 190 Vial Siap Didistribusikan

“Alhamdulillah tidak apa-apa. Sama seperti vaksin dosis pertama kemarin,” ucapnya

Untuk diketahui, berikut nama-nama penerima vaksin dosis kedua. Antara lain;
1. Dandim 0908/Bontang Letkol Arh Choirul Huda,
2. Ketua PPNI Surya Wijaya,
3. Ketua PWI Bontang Suryadi,
4. Sekertaris Dinkes Kistari,
5. Kepala BPKSDM Bontang Sudi Priyanto,
6. Ketua Ikatan Pelajar Muhammadiyah Indra Wijaya,
7. Influenzer Talitha Adelia Assegaf,
8. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bontang Arlita Eka Putri, .
Terakhir, Kemenag Bontang Ali Mustofa. (ESC) 

What do you think?

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

ASN yang Nekat Keluar Kota Dilibur Imlek, Siap-siap Kena Sanksi

PPKM di Bontang Tak Berbeda Dengan PPKM Mikro, Dandim 0908/BTG : Bentuk RT Siaga