Pemkab Mahulu Teken NPHD Lahan Sekolah Nasional Terintegrasi, Percepat Peningkatan Mutu Pendidikan

Bupati Mahulu, Angela Idang Belawan Menandatangani NPHD di Tangerang.

Tangerang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) lahan untuk pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di Hotel Episode, Gading Serpong, Tangerang, Kamis (30/7/2026).

Penandatanganan tersebut menjadi bagian dari percepatan pelaksanaan program nasional peningkatan mutu pendidikan sekaligus menegaskan komitmen Pemkab Mahulu dalam memperluas akses pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat.

Bupati Mahulu, Angela Idang Belawan, menghadiri langsung kegiatan yang diikuti para kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.

Penandatanganan NPHD merupakan salah satu tahapan penting dalam mendukung pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi, sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2026 tentang percepatan peningkatan mutu pendidikan melalui pengembangan sekolah yang terintegrasi, modern, dan berstandar nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Angela Idang Belawan menegaskan bahwa penyediaan lahan oleh Pemerintah Kabupaten Mahulu merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.

“Kami menyambut baik dan mendukung penuh program Sekolah Nasional Terintegrasi ini. Penyediaan lahan oleh Pemerintah Kabupaten Mahulu merupakan bentuk komitmen kami dalam memastikan akses pendidikan yang lebih berkualitas dan merata bagi masyarakat,” ujarnya.

Angela menjelaskan bahwa proses sertifikasi lahan saat ini masih berlangsung. Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Mahulu menargetkan seluruh proses administrasi dapat diselesaikan pada akhir Agustus 2026 sehingga pembangunan fisik Sekolah Nasional Terintegrasi dapat dimulai sekitar Oktober 2026.

Ia juga mengungkapkan bahwa Pemkab Mahulu telah berkoordinasi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk mempercepat penyelesaian berbagai tahapan sertifikasi lahan.

“Koordinasi terus kami lakukan bersama Kementerian ATR/BPN. Saat ini proses sertifikasi telah memasuki tahap pengukuran dan kami optimistis seluruh tahapan dapat diselesaikan sesuai target,” katanya.

Angela meyakini dukungan seluruh perangkat daerah akan mempercepat realisasi pembangunan sekolah tersebut.

“Kehadiran Sekolah Nasional Terintegrasi di Mahulu diharapkan mampu menghadirkan layanan pendidikan yang lebih baik dengan fasilitas modern, sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda di wilayah perbatasan untuk memperoleh pendidikan berstandar nasional,” pungkasnya.

Exit mobile version